Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mempercepat pembangunan infrastruktur gas bumi di tahun ini untuk mendukung swasembada energi nasional. PGN menerapkan prinsip integrasi infrastruktur pipa dan nonpipa guna memastikan pemerataan akses gas bumi serta meningkatkan efisiensi bagi pengguna.
"Dengan integrasi ini, PGN lebih fleksibel dalam memenuhi permintaan pasar dan memperluas jaringan gas di Indonesia," ujar Direktur Utama PGN Arief S Handoko, Senin (10/3).
Beberapa proyek utama yang dikebut tahun ini meliputi Pipa Dumai–Sei Mangke yang akan mengalirkan gas dari Sumatra Utara dan Aceh ke wilayah Sumatra bagian tengah dan selatan.
Lalu Pipa Transmisi Cirebon–Semarang (Cisem) untuk menyalurkan surplus gas dari Jawa Timur ke Jawa bagian Barat. Kemudian Pipa Tegal–Cilacap guna mendukung konversi BBM ke gas di Kilang Cilacap dan memperluas akses gas di Jawa bagian selatan.
Selain proyek pipanisasi, PGN juga menargetkan 200.000 sambungan rumah tangga untuk jaringan gas (jargas) tahun ini.
Di sektor hilirisasi, pembangunan Pipa Bintuni–Fakfak akan mendukung suplai gas ke industri petrokimia, sementara kawasan industri di Makassar, Parimo, Morowali, dan Teluk Bintuni menjadi target ekspansi distribusi gas.
Untuk mengatasi ketidakseimbangan pasokan gas antarwilayah, PGN mengembangkan infrastruktur LNG di Indonesia Tengah dan Timur, termasuk kerja sama dengan PLN EPI untuk gasifikasi pembangkit listrik di Papua Utara.
"Infrastruktur LNG memungkinkan pasokan gas dari Indonesia Timur dibawa ke Indonesia Barat yang mengalami defisit, sekaligus memenuhi permintaan yang terus tumbuh di wilayah Tengah dan Timur," jelas Arief.
PGN juga tengah merevitalisasi Tangki LNG Hub Arun, dengan kemajuan konstruksi saat ini mencapai 73%, guna meningkatkan kapasitas penyimpanan LNG. (E-1)
Upaya menuju swasembada energi Indonesia masih jauh dari ideal.
Airlangga Hartarto optimistis Indonesia dapat mewujudkan swasembada solar dan mengurangi ketergantungan impor solar setelah RDMP Balikpapan diresmikan
MENTERI ESDM Bahlil Lahadalia optimistis dengan adanya kilang minyak atau Refinery Development Master Plan (RDM) Balikpapan sehingga Indonesia tak lagi impor bbm solar
Energi merupakan salah satu komitmen utama Presiden Prabowo Subianto dan pemerintah tengah mendorong optimalisasi migas, minerba.
Sejumlah akademisi di Nusa Tenggara Timur (NTT) menilai arah kebijakan energi nasional selaras dengan arah kebijakan pemerintahan Prabowo Subianto dalam Asta Cita.
Rudy menyoroti peran strategis Kaltim sebagai penopang utama ketahanan energi Indonesia sekaligus motor penggerak transisi energi hijau di masa depan.
Seluruh infrastruktur yang dibangun ini dapat melayani hingga 12.900 pelanggan.
PT Pertamina berkomitmen terus memperkuat pengembangan jaringan gas rumah tangga (jargas) untuk mendorong percepatan transisi energi.
PGN sebagai Subholding Gas Pertamina melakukan penandatanganan MoU dengan PT MRT Jakarta terkait rencana perluasan pemanfaatan jaringan gas kota di sepanjang jalur TOD MRT DKI Jakarta.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan pemerintah akan menggandeng pihak swasta untuk mengembangkan jaringan gas dalam kota.
PGN menganggarkan pembangunan 550 ribu sambungan jaringan gas rumah tangga pada 2023 dari capital expenditure internal dan swasta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved