Rabu 22 September 2021, 19:23 WIB

Hotspot Di Bangka Belitung Bertambah

Rendy Ferdiansyah | Nusantara
Hotspot Di Bangka Belitung Bertambah

ANTARA
Ilustrasi

 

HOTSPOT atau titik panas yang diduga berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Bangka Belitung (Babel) terus bertambah. Jumlahnya kini mencapai 137 titik.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Babel, Mikron Antariksa mengatakan, selang sehari titik panas di Babel Bertambah 20  titik. "Kemarin jumlah titik panas di Provinsi kita 114 titik, hari ini bertambah 23 menjadi 137 titik," kata Mikron, Rabu (22/9).

Ia menyebutkan 137 titik panas tersebut tersebar di Bangka, Bangka  Barat, Bangka Selatan, Bangka Tengah, Belitung dan Belitung Timur. "Untuk titik panas ini,tidak ada perubahan tetap di 6 Kabupaten tersebut," ujarnya.

"Kemungkinan besar ada karhutla, karena dua hari ini cuaca di sejumlah Kabupaten tersebut cukup panas, tim sudah kelokasi untuk memantau sekali pamadaman," tambahnya.

Pihaknya meminta kepada masyarakat untuk tetap waspada khususnya yang berada di daerah rawan karhutla. "Masyarakat harus waspada, selain itu, kita minta masyarakat untuk tidak  membuka kebun dengan cara membakar hutan dan lahan, karena berdampak  sangat berbahaya di saat kondisi cuaca panas dan angin kencang seperti saat ini," ucap Mikron. (OL-15)

 

Baca Juga

AFP

BPBD Sampang Antisipasi Dampak La Nina

👤Ant 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 23:15 WIB
La Nina merupakan fenomena alam yang menyebabkan udara terasa lebih...
Ist

Serbuan Vaksinasi Covid-19 untuk Pelaku Parekraf dan Umum di Raja Ampat

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 22:58 WIB
Vaksinasi Covid-19 diselenggarakan di Dermaga Pelabuhan Waisai, Raja Ampat, Papua Barat, menargetkan 1.000 peserta yang terdiri dari...
ANTARA/Wahdi Septiawan

Tarif Tes PCR di RSUD Palangka Raya Rp270 Ribu

👤Surya Sriyanti 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 22:55 WIB
Gubernur Sugianto Sabran sudah meminta tarif tes PCR ditetapkan kurang dari Rp300...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kebut Penyelesaian Sanksi WADA

Satgas Percepatan Penyelesaian Sanksi WADA akan bekerja lebih cepat mengingat jadwal kompetisi internasional yang padat.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya