Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno kembali diminta warga untuk menjadi pemimpin bangsa. Hal tersebut terbukti saat dirinya melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur, dalam rangka mendorong kebangkitan ekonomi dari desa wisata dan ekonomi kreatif.
Sandiaga yang saat itu sedang berjalan dan berada di sekeliling warga, banyak menuai sambutan positif dari masyarakat sekitar. Tidak hanya itu, Sandiaga Uno juga mendapat curhatan dari masyarakat tentang keadaan masyarakat di masa pandemi Covid-19.
Salah seorang warga Desa Bajijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Amin menyampaikan aspirasi tentang beratnya tantangan hidup selama pandemi. Dia memiliki pekerjaan sehari-hari sebagai penyuluh honorer Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
Amin berharap, Sandiaga Uno supaya bisa memimpin Indonesia. Agar kiranya bisa ada perubahan yang lebih baik. "Ke depan akan bisa memimpin indonesia ya, Pak," ujar Amin saat berdialog dengan Sandiaga Uno, di Jawa Timur, Jumat (17/9).
Tidak hanya Amin, sekelompok ibu-ibu yang berseragam kuning desa binaan, sekaligus kader posyandu dan PKK antusias mendukung Sandiaga Uno untuk menjadi calon pemimpin masa depan.
“Bapak Sandiaga Uno, calon pemimpin masa depan. Yes, Yes, Yes,” ujar Sri Wulandari saat memberikan komandan ke kelompoknya.
Untuk diketahui, tidak hanya di Jawa Timur, sebelumnya Sandiaga Uno juga mendapat dukungan penuh dari masyarakat untuk menjadi presiden saat dirinya berkunjung ke desa-desa. Antara lain, Desa Cisande Sukabumi, Desa Gegesik Kulon Cirebon, dan Desa Alamande Kabupaten Bandung Jawa Barat. (OL-13)
SENYUM sumringah tampak dari wajah Marthen Ragowino Bira, Kepala Desa Tebara, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur.
Danau Kemiri di Desa Pagardewa, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan, kini berkembang menjadi motor ekonomi baru berbasis wisata edukatif dan ekonomi kreatif.
Pendapatan bulanan tempat wisata melonjak dari rata-rata Rp12 juta menjadi sekitar Rp32 juta per bulan, seiring dengan meningkatnya kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara.
PENGEMBANGAN desa wisata kini tidak lagi semata berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan.
"Desa wisata tidak hanya menghadirkan pengalaman bagi wisatawan tetapi juga memiliki peran strategis sebagai motor penggerak ekonomi lokal,"
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan promo spektakuler untuk tiket masuk Desa Bakti BCA melalui fitur Lifestyle di aplikasi myBCA.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved