Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SEPEKAN terakhir curah hujan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, intensitasnya cukup tinggi. Kondisi tersebut berdampak terhadap terjadinya beberapa kali bencana hidrometeorologi di sejumlah kecamatan.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cianjur, Tedi Artiawan, mengatakan sepekan ini dilaporkan setidaknya terjadi 4 kali bencana. Tapi kondisinya berskala kecil.
"Dari laporan yang masuk ada empat kali bencana skala kecil. Seperti tanah longsor di Kecamatan Campaka dan kemudian TPT (tembok penahan tebing) yang ambruk di dekat kantor Diskominfo," terang Tedi, Rabu (15/9).
Mantan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Cianjur ini tak memungkiri saat ini potensi bencana kembali meningkat seiring tingginya curah hujan. Kondisi tersebut merupakan peralihan yang sebelumnya terjadi kemarau.
"Seperti kita ketahui, indeks risiko bencana di Kabupaten Cianjur cukup tinggi. Kalau tidak salah ada pada urutan keempat di Indonesia. Harus kita waspadai dengan potensi bencana yang bisa saja terjadi dengan cuaca ekstrem sekarang," sebutnya.
Relatif tingginya risiko bencana di daerah tatar santri itu tak terlepas juga dengan karakteristik wilayah. Hampir semua jenis bencana di Cianjur tersebar di semua wilayah.
"Kita punya pantai yang berpotensi rawan tsunami, kemudian potensi gunung berapi yang masih aktif, tanah longsor, pergerakan tanah, lalu banjir karena banyak aliran sungai, dan lainnya," imbuh Tedi.
Karena itu, pada kondisi apapun, personel BPBD selalu siap siaga menghadapi berbagai kemungkinan potensi kebencanaan. Saat ini di setiap desa/kelurahan hingga ke perkampungan, di Cianjur sudah memiliki relawan tangguh bencana (Retana).
"Mereka jadi garda terdepan yang pertama ada di lapangan seandainya terjadi bencana," pungkasnya.
BPBD mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terjadinya potensi bencana. Semua relawan tangguh bencana (Retana) di 360 desa dan kelurahan juga sudah diminta siaga. "Semua harus siap siaga. Tapi hujan memang belum merata. Masih ada wilayah yang mengalami kekeringan," pungkasnya. (OL-15)
Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah menyiapkan skema kompensasi bagi pengemudi angkutan lokal sebagai langkah untuk mengurangi potensi kemacetan selama arus mudik
Seorang ibu di Subang, Jawa Barat kini harus berhadapan dengan hukum setelah menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri yang masih berusia enam tahun.
Langkah ini diambil sebagai bentuk pelayanan publik dan kepedulian sosial guna memastikan masyarakat dapat pulang kampung dengan aman, tertib, dan terencana menjelang Idulfitri.
Unpad masih menunggu hasil visum setelah seorang mayat pria ditemukan tewas gantung diri di dahan pohon di kawasan kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Kamis (19/2)
Cek jadwal imsakiyah Jawa Barat Rabu 18 Februari 2026: Imsak pukul 04.30 WIB, Subuh 04.40 WIB, Magrib 18.15 WIB. Persiapkan sahur dan buka puasa dengan tepat.
Kementerian Pertanian menargetkan distribusi 4 juta dosis vaksin PMK secara nasional sepanjang 2026.
Pencetakan SPPT merupakan kegiatan rutin tahunan yang nanti akan didistribusikan kepada para wajib pajak.
Pengelola PKBM harus berjuang mencetak SDM yang berdaya saing. Langkah itu sejalan dengan semangat meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari sektor pendidikan.
HARGA sejumlah komoditas pangan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merangkak naik mendekati Ramadan 1447 Hijriah.
Ramp check kendaraan angkutan umum dan barang dipusatkan di kawasan Terminal Pasirhayam, Selasa (10/2). Tim juga melakukan tes urine serta memeriksa kondisi kesehatan para pengemudi.
Pajak dan retribusi daerah merupakan salah satu instrumen yang berkontribusi besar terhadap pembangunan daerah.
Kerja sama itu diharapkan bisa menangani masalah sampah sekaligus menghasilkan energi listrik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved