Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
BMKG Semarang, Jawa Tengah (Jateng) mengingatkan potensi munculnya cuaca ekstrem dalam tiga hari mendatang. Berdasarkan analisis dinamika atmosfer laut, terdapat aktivitas fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) di wilayah Indonesia.
Bersamaan dengan itu, teramati juga aktifnya fenomena gelombang Ekuatorial lainnya seperti gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial. Pengamat cuaca Stasiun Meteorologi BMKG Cilacap Rendi Krisnawan mengatakan berdasarkan prakiraan yang dikeluarkan oleh BMKG Semarang, dengan adanya fenomena tersebut dibarengi anomali suhu muka laut yang masih hangat di sebagian besar perairan di Indonesia, maka terbentuk awan-awan hujan.
"Kondisi atmosfer yang masih labil pada skala lokal juga mampu meningkatkan potensi konvektif kuat yang menyebabkan pembentukan awan. Sehingga hujan menjadi lebih intensif di beberapa wilayah Indonesia termasuk di wilayah Jateng,� kata Rendi, Selasa (14/9).
Menurut Rendi, berdasarkan prakiraan dari BMKG Ahmad Yani Semarang dalam tiga hari ke depan, ada potensi cuaca ekstre, dan curah hujan dengan intensitas lebat. Bahkan, disertai dengan dengan kilat atau petir dan angin kencang.
"Ada sejumlah daerah yang potensial terjadi cuaca ekstrem. Kalau di wilayah Jateng bagian selatan adalah Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara dan Kebumen. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada masing-masing pemkab untuk meningkatkan kewaspadaan," jelasnya.
Sebab, dengan cuaca ekstrem yang terjadi, maka bisa menimbulkan dampak bencana, di antaranya adalah banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin. (OL-15)
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau yang diprediksi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, Jumat (6/3).
Foto udara sejumlah truk terjebak macet saat hendak menuju Pelabuhan Merak di Gerbang Tol Merak.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi kemunculan tiga bibit siklon tropis yang berada di sekitar wilayah Indonesia.
BMKG mengingatkan nelayan agar selalu memperhatikan informasi prakiraan cuaca terbaru sebelum melaut dan tidak memaksakan aktivitas apabila kondisi dinilai berisiko.
PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kupang resmi menghentikan sementara operasional beberapa rute pelayaran di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca buruk di berbagai wilayah Indonesia. sepekan ke depan.
BMKG menyebut, kombinasi dinamika atmosfer tersebut meningkatkan potensi hujan sedang hingga lebat, bahkan hujan lebat hingga sangat lebat di beberapa wilayah Indonesia.
Memasuki siang hari, sebagian besar Jakarta mulai turun hujan kecuali Jakarta Barat yang akan berawan dan Kepulauan Seribu yang akan turun hujan disertai petir.
Untuk wilayah DKI Jakarta, hujan diproyeksikan masih akan terjadi selama satu pekan ke depan.
BMKG memprediksi kondisi cuaca cerah berawan akan terjadi di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu.
Memasuki siang hari, sebagian besar wilayah Jakarta akan berawan kecuali Jakarta Selatan dan Jakarta Timur akan turun hujan ringan.
BMKG kembali mengeluarkan peringatan bagi masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved