Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI salah satu institusi keuangan, Koperasi Nusantara yang bekerjasama dengan PT POS Indonesia, mendukung program inklusi keuangan dari pemerintah, melalui hadirnya AgenOren. Dengan program itu para anggota KopnusPos yang akan menjadi mitra pemasaran berbagai produk Kopnuspos.
Kehadiran AgenOren di berbagai penjuru nusantara bertujuan untuk menjangkau dan melayani masyarakat Indonesia yang belum mendapatkan akses layanan keuangan terutama dari perbankan. Di masa pandemi seperti saat ini, kehadiran AgenOren juga mendukung upaya Pemulihan Ekonomi Nasional dengan terbukanya lapangan pekerjaan yang dapat dilakukan secara mandiri dan fleksibel untuk memasarkan produk-produk Kopnuspos termasuk titik perwakilan pembayaran PPOB (pembelian pulsa, pembayaran PLN, PDAM, BPJS dan lainnya).
Baca juga: Pemerintah Dorong Modernisasi Koperasi
Produk Simpanan unggulan yang dapat dipasarkan oleh AgenOren adalah Simpanan Berjangka, karena selain memiliki imbal jasa yang sangat menarik bagi pemilik dana yaitu 7% hingga 9.5%, sebagai AgenOren akan menerima komisi hingga 0.75% dari hasil pemasaran produk Simpanan Berjangka tanpa henti selama dana Simpanan Berjangka masih tersimpan di Kopnuspos, sehingga bisnis ini bisa diwariskan ke keluarga.
Konsep berbisnis dengan menjadi mitra pemasar produk Kopnuspos itu didukung platform digital, sehingga pemasaran produk dapat dilakukan setiap saat dan dari mana saja.
Salah satu Langkah strategis yang dilakukan Kopnuspos untuk percepatan hadirnya AgenOren di seluruh Indonesia adalah dengan menggandeng jaringan komunitas, salah satunya adalah OKOCE. Bersamaan dengan soft launch AgenOren, pada Rabu (18/8) juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan OKOCE.
Diharapkan dengan Kerjasama yang akan terjalin, para anggota OKOCE baik penggerak maupun pelaku UKM nya dapat menjalankan peluang usaha tambahan dan menerima manfaatnya dari Kopnuspos.
Dalam mendukung kebijakan Pemerintah melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) bagi pelaku ekonomi yang terdampak pandemi covid-19 yang tidak hanya dirasakan oleh Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) namun juga oleh masyarakat umum, Kopnuspos resmi menjalin kerjasama dengan OKOCE yang merupakan gerakan sosial pencipta lapangan kerja di Indonesia. Kerjasama tersebut sebagai pengembangan usaha bagi UMKM dan memberikan kontribusi positif untuk wirausaha di Indonesia.
Kerja sama itu diharapkan dapat mendukung UMKM di Indonesia serta diyakini akan memberikan keuntungan tidak hanya bagi kedua pihak namun juga para pelaku UMKM melalui jaringan yang dimiliki OKOCE dimana Para anggota OKOCE baik penggerak maupun pelaku UKM nya dapat menjalankan peluang usaha tambahan dan menerima manfaatnya dari KopnusPos. (RO/A-1)
Plt Deputi III Kepala Staf Kepresidenan Syska Hutagalung mengungkapkan inisiatif ini dinilai sejalan dengan arah pembangunan ekonomi digital dan penguatan koperasi.
KPK mendalami dugaan aliran uang yang terafiliasi Bupati nonaktif Pati Sudewo melalui koperasi. Sejumlah saksi telah diperiksa penyidik di Gedung Merah Putih.
MENYIMAK paparan dari salah satu gerai waralaba yang populer di Indonesia saat ini sungguh menarik.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono memastikan bahwa Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih menjadi ekosistem ekonomi yang baru.
NASARI Digital (Nadi) menerapkan standar internasional pengelolaan keamanan informasi, seiring meningkatnya kebutuhan perlindungan data pada layanan koperasi dan UMKM berbasis digital.
ASOSIASI Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdes/kel) Merah Putih Seluruh Indonesia resmi dideklarasikan. Deklarasi ini menjadi tonggak penting penyatuan gerakan koperasi desa dan kelurahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved