Kamis 05 Agustus 2021, 19:25 WIB

Kalimantan Tengah Dapat Bantuan 133 Konsentrator Oksigen

Surya Sriyanti | Nusantara
Kalimantan Tengah Dapat Bantuan 133 Konsentrator Oksigen

DOK/PEMPROV KALTENG
Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran melihat konsentrator oksigen bantuan dari Presiden

 

SEBANYAK 133 konsentrator oksigen bantuan dari pemerintah pusat untuk Kalimantan Tengah tiba di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Kamis (5/8). Peranti untuk penanganan pasien covid-19 itu diterima oleh Gubernur Sugianto Sabran.

Sebanyak 133 konsentrator itu merupakan bantuan tahap pertama dari total bantuan sebanyak 458 unit untuk Kalteng.

Gubernur Sugianto mengecek peranti bantuan dari Presiden itu. "Oksigen sangat dibutuhkan masyarakat Kalteng. Oksigen ini diperuntukan
untuk UGD di rumah sakit," ungkapnya,

Dengan datangnya bantuan oksigen diharapkan bisa menekan dan mengurangi angka kematian.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Suyuti Syamsul mengatakan oksigen ini tidak dibagikan secara merata di rumah sakit. Bantuan ini akan diperuntukan bagi rumah sakit pemerintah dan swasta, yang mengalami kesulitan oksigen.

"Secara prinsip kita akan membagikan untuk mengatasi masalah UGD,
sehingga kita tidak akan bagi rata. Ada rumah sakit tertentu yang
kesulitan oksigen, sehingga mereka bisa terlepas dari masalah kekurangan oksigen. Kita akan petakan mana yang paling membutuhkan," tandasnya. (N-2)

Baca Juga

Antaranews.com

Dosen Universitas Siliwangi Bantu Budidaya Ikan Warga untuk Ketahanan Pangan

👤Kristiadi 🕔Selasa 30 November 2021, 06:38 WIB
Agar perekonomian warga Desa Tawangbanteng, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya bisa kembali bangkit di masa...
Antara

Antisipadi Banjir, Mensos Berencana Bangun Lumbung Sosial di Garut

👤Kristiadi 🕔Selasa 30 November 2021, 06:17 WIB
Menteri Sosial Tri Rismaharini mengintruksikan supaya pemerintah Kabupaten Garut membangun lumbung...
ANTARA/Aprillio Akbar

Nurdin Abdullah Divonis 5 Tahun Penjara

👤Lina Herlina 🕔Senin 29 November 2021, 23:10 WIB
MAJELIS Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Makassar, Sulawesi Selatan menjatuhkan hukuman lima tahun penjara dan denda Rp500 juta...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya