Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA tomat dari tingkat petani di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Tomat yang normalnya dijual Rp5.000 perkilogram sekarang naik hingga di atas Rp10.000 perkilogram.
Kenaikan harga tomat ini akibat adanya kelangkaan pasokan dari sentra produksi pertanian sebagai dampak musim kemarau. Selain tomat, harga brokoli masih stabil.
"Iya tomat lagi mahal, Rp11.000 perkilogram. Memang harganya sedang tinggi tapi kualitasnya jelek, kenaikan harga sudah sekitar 10 hari yang lalu," kata seorang petani Kampung Cisalasih, Desa Cikidang, Kecamatan Lembang, Alit Sutisna, Kamis (29/7).
Alit mengaku, dari 8 ribu pohon yang ditanam hanya menghasilkan sekitar 2 kuintal tomat akibat gagal panen. Ia mengatakan, harga tomat yang mahal tidak disyukuri petani sebab kualitasnya turun.
"Tidak senang, kalau harga tinggi dengan tanam 8 ribu pohon terus dapat 2 kuintal berarti cuma dapat hasil Rp 2 juta lebih. Tapi kalau harga stabil,
panennya banyak, misalkan sekali panen 2 ton dikali Rp5.000 bisa dapat Rp10 juta," bebernya.
Dia menuturkan, harga tomat yang mahal tidak sebanding dengan beban pengeluaran yang dikeluarkan sejak awal tanam seperti untuk membeli pupuk,
bibit, obat-obatan atau pestisida. "Tidak sebanding, harga tomat tinggi justru kami kurang senang," lanjutnya.
Berdasarkan keterangan sejumlah petani lainnya di setra pertanian Lembang, harga-harga komoditas sayuran seperti buncis, cabai rawit merah dan cabai
kriting turun.
"Harga sayuran yang sedang turun di antaranya buncis Rp1.500 perkilogram, cabe rawit merah Rp28.000 perkilogram, dan cabe kriting Rp15.000 perkilogram. Cuma harga tomat yang sekarang lagi tinggi bisa sampai Rp12.500 perkilogram, pantas kalau harga di pasar juga ikut mahal," ucap Ading, petani lainnya. (OL-13)
Baca Juga: Polri Gandeng Muhammadiyah Percepat Vaksinasi
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Mak Comblang Project, sebuah inisiatif yang bertujuan mempertemukan langsung petani dengan dapur MBG.
Kehadiran personel TNI dan dukungan pemerintah provinsi memberikan suntikan semangat baru bagi petani serta pemerintah daerah, terutama di tengah tantangan keterbatasan fiskal.
Kementan memulai tahap rehabilitasi lahan sawah pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra.
KENAIKAN Nilai Tukar Petani (NTP) periode 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) dinilai tidak langsung cerminkan petani semakin sejahtera.
Pupuk bersubsidi kini lebih murah dan mudah ditebus. HET turun 20%, petani Garut sudah bisa tebus pupuk sejak awal 2026.
Pemprov Jateng juga mengandalkan sistem pemantauan harga harian di pasar-pasar tradisional untuk mendeteksi potensi kenaikan harga sejak dini.
Beberapa komoditas pangan seperti cabai dan sayur justru mengalami penurunan harga dalam beberapa waktu terakhir.
Gubernur Bangka Belitung. Hidayat Arsani mengatakan, cabai merupakan salah satu pangan yang menyumbang inflasi di Babel.
Selain itu, cabai merah turun Rp3.816 menjadi Rp52.184/kg, bawang merah turun Rp833 menjadi Rp43.484/kg, serta bawang daun turun Rp630 menjadi Rp8.700/kg.
Harga cabai rawit merah yang sempat melonjak hingga Rp80.000 per kg, sekarang hanya Rp36.000 per kg. Harga telur ayam ras dari Rp30.000 menjadi Rp28.000 per kg.
Harga cabai rawit dan telur di Pasar Gedhe Klaten turun hari ini 13 Januari 2026. Cek daftar lengkap harga sembako terbaru jelang Ramadan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved