Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
MASYARAKAT suku dayak Meratus Dusun Bayuwana baru saja menggelar upacara adat yang disebut Aruh Bawanang. "Pesta panen" yang digelar dua hari berturut-turut tersebut sedikit mengobati duka warga akibat bencana banjir dan longsor melanda kawasan Pegunungan Meratus beberapa waktu lalu.
Warga Dusun Bayuwana yang bermukim di kawasan puncak Meratus Desa Datar Ajab, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Provinsi Kalimatan Selatan ini bergitu antusias mengikuti ritual adat sebagai ungkapan rasa syukur atas panen melimpah, serta permohonan agar sang pencipta memberikan rizki, kesehatan, kesejahteraan serta hasil panen kembali melimpah di tahun berikutnya.
Aruh Bawanang digelar di Balai Adat Bayuwana salah satu dari empat balai adat yang ada di Desa Datar Ajab. Sang Kepala Adat, Haddan bertindak sebagai balian (pemimpin) Aruh Bawanang yang ditandai dengan penyembelihan hewan peliharaan ayam juga ritual tarian adat dan mantra (doa) diikuti tokoh-tokoh masyarakat adat lainnya.
Sebagaimana pesta, hajatan besar ini menyuguhkan aneka makanan khas warga suku dayak yang dimasak kaum perempuan Dusun Bayuwana. Makan bersama dilanjutkan dengan tradisi bahagi dan tarian bakanjar dilaksanakan sebelum acara puncak aruh.
Tidak hanya warga setempat, para tamu yang hadir juga diperbolehkan untuk ikut menari diiringi musik tetabuhan dan gamelan khas suku dayak. "Aruh Bawanang ini juga disebut Aruh Mahanyari sebagai tanda terima kasih kepada leluhur karena hasil panen melimpah serta diberikan keselamatan," tutur Haddan.
Disebut Mahanyari karena setelah melaksanakan aruh barulah beras hasil panen boleh di makan. Jika belum melaksanakan Aruh Bawanang maka pamali hasil panen ladang mereka dikonsumsi. Salah satu bentuk kearifan lokal, warga suku dayak akan menyimpan beras hasil panen sebagai cadangan makanan di dalam lumbung atau Kindai, hingga tahun berikutnya dan dikenal istilah beras usang.
Selain bertani ladang warga suku dayak Meratus umumnya mengandalkan hasil hutan baik berupa kayu maupun hasil hutan non kayu seperti kemiri, madu, bamban, rotan, getah damar. Juga hasil kebun sayuran, kacang tanah, pisang, karet dan lainnya. Hasil hutan dan hasil kebun ini dijual ke kota kecamatan Hantakan atau Kota Barabai, ibukota kabupaten.
Sabri, Kepala Adat Dusun Mangkiling, dusun tetangga Bayuwana yang ikut menghadiri Aruh Bawanang mengatakan dalam satu tahun setidaknya ada tiga kali aruh adat dilaksanakan suku dayak Meratus. Aruh saat akan memulai bercocok tanam (manugal) yang dilaksanakan di ladang (pahumaan).
Kemudian aruh bapalas (basambu), upacara tolak bala yang dilaksanakan di balai adat, serta aruh bawanang atau sering juga disebut aruh ganal, ini merupakan upacara puncak dari siklus bercocok tanam menandakan ungkapan syukur hasil panen penduduk. (OL-13)
Baca Juga: Epidemiolog Sebut Herd Immunity di Indonesia Sulit Tercapai
Sekolah lapang memerlukan dukungan dan kemitraan berbagai pihak agar fokus utama dalam pemberdayaan masyarakat bisa tercapai.
Masyarakat adat Dayak tidak bisa dipisahkan dari alam, dari hutan, dari sungai dengan memanfaatkan sumber daya alam di sekitarnya tetapi sekaligus menjaga dan merawatnya.
Jaga Kekondusifan di Bumi Melayu, Kapolri Terima Anugerah Adat Ingatan Budi
SRI Sultan Hamengku Buwono X turut hadir dalam acara resepsi pernikahan Stevi Harman dan Mario Pranda yang digelar di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan.
Dia harap suasana keakraban tetap terjalin. Selain itu, tidak saling menjelekkan dan memaki.
Gelar Tadulako yang diterima oleh Hermansyah ditandai dengan pemasangan Siga, ikat kepala yang jadi simbol kebesaran masyarakat adat Kaili.
Pada kesempatan tersebut, Agustiar menegaskan komitmen Pemprov Kalteng untuk melindungi eksistensi dan martabat Masyarakat Adat Dayak sebagai bagian tak terpisahkan dari pembangunan Kalimantan.
Andi Rumbrar menunjukkan arti keadilan sosial dengan mengabdi untuk kesetaraan pendidikan anak-anak suku Wano di pedalaman Papua.
Dayak Lebo ini juga dikenal sebagai penjaga hutan.Suku ini hidup dengan nomaden atau berpindah-pindah dan utamanya mendiami sebuah hutan.
Kelestarian desa adat ini bisa menjadi sumber pengetahuan bagi wisatawan baik lokal maupun intenasional untuk mengenal budaya dan tradisi Suku Dayak di Kalimantan
Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia memiliki lebih dari 1.300 suku bangsa yang tersebar di seluruh kepulauan, dari Sabang hingga Merauk
Calon Presiden (capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo, mengenakan pakaian adat Dayak saat mengikuti kirab budaya Nitilaku di Universitas Gadjah Mada (UGM),
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved