Sabtu 17 Juli 2021, 09:05 WIB

Varian Delta Masuk Sulsel, Kasus Baru Diprediksi Capai Angka 1.000

Lina Herlina | Nusantara
Varian Delta Masuk Sulsel, Kasus Baru Diprediksi Capai Angka 1.000

MI/Lina H
Ilustrasi pemberian vaksinasi covid-19

 

KASUS baru covid-19 di Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat (17/7), meningkat drastis, mencapai angka 739 kasus. Ketua Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sulawesi Selatan Prof Ridwan Amiruddin memprediksi bisa menembus angka 1.000 kasus lagi dalam sehari.

Menurutnya, itu terjadi salah satunya lantaran varian delta sudah masuk ke Sulsel.

"Laporan dari kementerian, dari seluruh sampel yang diperiksa ada 11 varian delta di Sulsel dan itulah yang menjadi bibit yang menyebar sekarang kemana-mana," kata Prof Ridwan, Sabtu (18/7).

Ditambah lagi, tingkat keabaian masyarakat masih tinggi.

"Jadi bertemulah ketidakpatuhan dengan daya serang varian baru covid yang sangat tinggi," ujarnya.

Ia pun menegaskan hal ini harus segera diantisipasi. Kalau dibiarkan, maka PPKM (Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) darurat di Jawa-Bali akan berlaku juga di Sulsel.

"Mungkin minggu depan sudah harus seperti itu (PPKM Darurat)," imbuhnya.

Ridwan menambahkan, jika varian delta ini punya daya tular lebih tinggi daripada upaya pencegahan yang dilakukan baik oleh pemerintah maupun masyarakat. Pada situasi itu, kasus tidak bisa dibendung sehingga menempatkan Makassar pada level 4.

"Pada level 4 epidemi tak terkendali dengan respon terbatas, maka semua warga harus berdiam di rumah untuk paling tidak 4 pekan ke depan," ungkapnya.

Baca juga: Sulsel Mulai Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Siswa-Siswi SMP dan SMA

Sehingga pemerintah harus melaksanakan tracing secara maksimal. Tracing lebih kepada pelacakan kasus pada populasi kontak erat, bukan pada populasi sehat. Angka tracing di Sulsel masih sangat rendah. Rasio di sulsel masih jauh di bawah, baru 1:3, padahal oleh WHO dianjurkan 1:30.

Saat ditanya, tentang program vaksinasi yang digencarkan pemerintah, apakah bisa efektif menekan penularan covid-19. Pria yang juga Epidemiolog Unhas ini menjawab, jika vaksin dapat mencapai 75%, maka itu secara otomatis akan membentuk perlindungan.

"Jadi itu langkah yang sangat strategis, harus didukung segera. Artinya pemerintah harus segera mempersiapkan membuka outlet vaksin yang mudah dijangkau oleh seluruh warga sulsel," pungkas Prof Ridwan.(OL-5)

Baca Juga

ANTARA/NOVRIAN ARBI

Presiden Sebut Pembangunan 56 Ribu Hunian Korban Gempa Cianjur Dimulai Hari Ini

👤Andhika Prasetyo 🕔Senin 05 Desember 2022, 11:50 WIB
Bantuan tunai untuk perbaikan rumah akan mulai diserahkan Kamis (8/12) dengan nilai hingga Rp50...
Dok. BWS

BWS Salurkan Bantuan Paket Sembako Kepada Pensiunan Korban Gempa Cianjur

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 05 Desember 2022, 11:47 WIB
BWS menyalurkan bantuan berupa 1,300 paket sembako untuk para pensiunan yang berlokasi di cianjur dan...
MI/VOUCKE LONTAAN

Reserse Narkoba Polresta Manado Gagalkan Peredaran 30 Paket Sabu

👤Voucke Lontaan 🕔Senin 05 Desember 2022, 11:30 WIB
Terduga pengedarnya ialah seorang pria berinisial YK, 30, yang merupakan pegawai honorer di salah satu instansi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya