Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Selatan meminta alokasi 150 ribu vial vaksin per bulan kepada pemerintah pusat untuk mengejar target vaksinasi rampung pada 2022. Permintaan jatah vaksin tersebut telah disampaikan langsung oleh Gubernur Sumsel Herman Deru.
"Kami sudah tulis surat untuk Kementerian Kesehatan yang ditandatangani Gubernur Sumsel untuk kebutuhan vaksin tersebut," kata Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Lesty Nuraini, Selasa (13/7).
Lesty menjelaskan sasaran vaksinasi di Sumsel mencapai total 5,7 juta jiwa. Jika sasaran tersebut mendapat vaksinasi, maka kekebalan kelompok (herd immunity) di Sumsel sebesar 70 persen dapat tercapai.
"Harapannya kalau alokasi vaksin diberikan, kita bisa selesai awal tahun depan," katanya. Saat ini realisasi vaksinasi Covid-19 di Sumsel mencapai 30 persen atau 1,5 juta sasaran.
Lesty menjelaskan sasaran vaksinasi tersebut sudah mencakup berbagai kelompok, mulai dari sasaran prioritas, seperti tenaga kesehatan dan orang lanjut usia (lansia), hingga masyarakat umum dan pelayan publik. Menurutnya, percepatan vaksinasi terus dilakukan. Dinkes pun telah memberikan assessment terhadap vaksinasi yang dilakukan oleh perusahaan swasta untuk para karyawan.
"Perusahaan mendaftar ke Kadin dan Bio Farma kemudian Dinkes setempat melakukan asesmen terhadap vaksinasinya," pungkasnya. (OL-15)
Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin (2008-2018) meninggal dunia di Jakarta. Simak perjalanan dan warisan pembangunannya bagi Bumi Sriwijaya.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
P1 (Penumbra mulai) gerhana bulan total di Sumsel akan terjadi pukul 22.26 wib, Minggu malam.
Ini kata BMKG. soal anggapan sebagian orang yang menganggap bahwa gempa Banyuasin tidak lazim karena terjadi di wilayah yang belum pernah terjadi gempa.
Sebayak tujuh program prioritas yang akan dijalankan dalam upaya percepatan kesejahteraan rakyat dan pembangunan di Sumatra Selatan (Sumsel).
GUBERNUR Sumsel mengaku sepakat dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto untuk mempersingkat birokrasi dan menghapus birokrasi yang bertele-tele.
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved