Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
FASILITAS Umum (fasum) permukiman padat penduduk di Jalan Garuda, Desa Citaman Jernih, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, terabaikan. Infrastruktur jalan merupakan urat nadi pertumbuhan perekonomian suatu daerah. Namun di tengah pandemi covid-19, fasum juga harus mendapatkan perhatian khususnya daerah padat penduduk demi kesehatan masyarakat sekitar.
Joyo Saputra, 44 yang mengaku dirinya warga Kecamatan Perbaungan, Sabtu (10/7) kecewa dengan kondisi badan jalan tersebut. Sedangkan badan jalan kabupaten tersebut merupakan akses arus lalu lintas padat setiap harinya.
Setiap hari warga harus ekstra hati-hati saat melintas dari daerah tersebut. Hal ini mengingat rumah penduduk yang dekat dengan badan jalan ditambah kubangan air yang dalamnya mencapai 30 cm.
"Jauh sebelum Pandemi covid-19, badan jalan tersebut sudah rusak. Akibatnya pada musim hujan badan jalan digenangi air sedangkan pada musim kemarau badan jalan mengeluarkan debu yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat sekitar,'' kata Joyo.
Menurutnya kerusakan badan jalan akan semakin parah serta mengganggu kesehatan masyarakat setempat yang berdampak kepada penurunan imun tubuh. "Di tengah Pandemi covid-19, kita harus meningkatkan imun tubuh, peningkatan imun tubuh harus mendapat dukungan dari berbagai sektor,'' ujar salah seorang warga yang enggan namanya dikorankan.
Ia berharap pemerintah setempat mengalokasikan anggaran perbaikan infrastruktur demi kesehatan masyarakat sekitar demi imun tubuh warga sekitar. (JH/OL-10)
Untuk mengantisipasi dampak lanjutan akibat cuaca ekstrem, pemprov sudah melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca pada 18-21 Februari di Bandara Silangit dan Bandara Kualanamu.
SUMATRA Utara disebut sebagai wilayah dengan penerapan sanksi hukum paling ekstrem bagi para pelaku kejahatan narkotika di Indonesia.
POLISI menggagalkan upaya pengiriman narkotika jenis sabu seberat delapan kilogram yang dikirim dari Sumatra Utara (Sumut) menggunakan bus angkutan umum dengan modus sebagai oleh-oleh.
BMKG beri peringatan dini potensi hujan lebat di Sumatra Utara pada Rabu (18/2). Cek wilayah terdampak mulai dari Medan hingga Simalungun di sini.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved