Kamis 08 Juli 2021, 14:49 WIB

Kota Malang Dinilai Gagal Terapkan PPKM Darurat

Bagus Suryo | Nusantara
Kota Malang Dinilai Gagal Terapkan PPKM Darurat

MI/Bagus Suryo
Wali Kota Malang Sutiaji

 

PEMERINTAH Kota Malang, Jawa Timur, memutuskan menutup semua usaha termasuk pedagang kaki lima tepat pukul 20.00 WIB. Kebijakan itu dibarengi penyekatan lantaran upaya sebelumnya dianggap gagal menerapkan PPKM darurat.

Namun berdasarkan hasil evaluasi beberapa hari ini, ditemukan masih banyak warga yang ke luar rumah pada malam hari sampai menimbulkan kerumunan dan mengabaikan disiplin protokol kesehatan.

Kondisi itu yang membuat angka penularan covid-19 meningkat. Malang raya pun zona merah. Karena itu Pemerintah Pusat menilai Kota Malang belum berhasil menerapkan PPKM darurat.

"Kota Malang dinilai belum berhasil menerapkan PPKM darurat karena dilihat dari google map nya, pergerakan orang di wilayah Kota Malang masih cukup tinggi baik siang maupun malam hari," tegas Wali Kota Malang Sutiaji, Kamis (8/7).

Itu sebabnya terhitung sejak Kamis malam, semua jenis usaha akan ditutup sejak pukul 20.00 WIB dan mobilitas orang dibatasi secara ketat. Sutiaji menjelaskan petugas gabungan akan lebih gencar melakukan inspeksi dan menegur warga yang tidak disiplin prokes.

Sebelumnya, Pemkot memberikan kelonggaran pada masyarakat agar bisa berjualan dan membeli makanan secara delivery atau take away di atas pukul 20.00 WIB. Bahkan, Pemkot sempat menarik kebijakan mematikan lampu penerangan jalan umum pun belum membendung orang ke luar malam.

"Kebijakan mematikan PJU yang ditarik kembali malah memicu mobilitas masyarakat semakin tinggi sehingga Kota Malang dianggap belum berhasil menerapkan PPKM darurat," imbuhnya.

Karena itu Pemkot Malang menerapkan kebijakan lebih tegas, menutup usaha dan penyekatan di batas kota melibatkan Pemkab Malang dan Pemkot Batu.

Sementara itu Kapolresta Malang Kota AKBP Bhudi Hermanto menyatakan akan memperketat PPKM darurat dengan meminimalisir mobilitas ke luar dan masuk Kota Malang.  Penyekatan diberlakukan di beberapa titik pintu masuk mulai exit tol Madyopuro, kawasan Kacuk, dan kawasan terminal Landungsari.

Polisi ditempatkan untuk mencegah mobilitas warga di jalan-jalan alternatif serta terus melaksanakan operasi yustisi. Bagi pelanggar PPKM darurat diterapkan sanksi tegas.(BN/OL-10)
 

Baca Juga

 ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Jaswita Jabar Kembangkan Objek Wisata Baru di Ciwidey

👤Bayu Anggoro 🕔Rabu 25 Mei 2022, 23:40 WIB
Hejo Forest menyajikan wisata alam di Kabupaten...
MI/Ruta Suryana

240 Siswa PAUD dan Orangtua Berkolaborasi Ikuti Lomba Kreativitas

👤Ruta Suryana 🕔Rabu 25 Mei 2022, 23:38 WIB
Pada acara ini ada 3 kegiatan yang dilombakan. Yakni Lomba Peragaan Busana ke Pura, Lomba Simulasi Berlian, dan Lomba Menyajikan...
DOK MI

Polda NTT Tahan Istri Terdakwa Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak

👤Palce Amalo 🕔Rabu 25 Mei 2022, 23:34 WIB
POLDA Nusa Tenggara Timur (NTT) menahan Irawaty Astana Dewi Ua atau Ira, istri Randy Bajideh, terdakwa kasus pembunuhan ibu dan anak. Ira...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya