Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Kolaborasi antar-Pelindo terus berlanjut. Salah satu kontrak kerja sama antara PT Berkah Industri Mesin Angkat (PT BIMA) cucu perusahaan PT Pelindo III melalui BJTI Port dengan PT Equiport Inti Indonesia (PT EII) anak perusahaan PT Pelindo IV dilakukan, pekan lalu, di Surabaya, Jawa Timur.
Kolaborasi tersebut diwujudkan dalam kontrak kerja sama penyesuaian proses bisnis serta implementasi inovasi aplikasi Centra yang dikembangkan oleh PT BIMA untuk diterapkan di lingkungan PT EII sebagai bagian dari PT Pelindo IV Grup.
Aplikasi Centra merupakan suatu sistem aplikasi manajemen yang mengotomasikan proses bisnis. Ia mengintegrasikan seluruh aspek dalam perusahaan, sehingga dapat menyajikan pengelolaan dan pertanggungjawaban perusahaan sesuai ketentuan dan prinsip GCG.
“Komitmen dalam mewujudkan sinergi kolaborasi mengingatkan kedua belah pihak akan visi misi tujuan bersama yakni kerja nyata untuk Indonesia," ujar Muhammad Ayub Rizal Direktur Utama PT EII.
Kolaborasi ini dinilai PT EII sebagai bentuk pemberdayaan antar grup BUMN agar saling berkolaborasi dalam menyongsong Pelindo Bersatu.
Muhammad Ayub Rizal, Direktur Utama PT EII juga menyampaikan bahwa penyesuaian dalam penggunaan aplikasi hanya dapat terwujud dalam satu kontrak sinergi kolaborasi.
“Dengan berkolaborasi dengan PT BIMA ini kami tidak perlu mulai dari nol lagi, karena aplikasi Centra yg dikembangkan oleh BIMA telah terbukti dan diakui di area kerja PT Pelindo III Grup,” jelas Muhammad Ayub Rizal.
Dia menambahkan bahwa peluang ini dapat menjadi momen untuk membesarkan sistem aplikasi secara bersama. “Selanjutnya kita hanya perlu saling mendukung untuk membesarkan aplikasi dan teknologi yang telah kita miliki. Pada dasarnya apa yang kita lakukan akan kembali untuk Indonesia."
Dalam kerja sama tersebut PT BIMA akan bertanggung jawab penuh dalam melaksanakan amanah yang telah diberikan. Tim terkait akan segera bergerak untuk menganalisa dan memberikan solusi terkait standarisasi proses bisnis.
Agenda kolaborasi ini menjadi motivasi bagi kedua belah pihak, untuk menyongsong sinergi kolaborasi Pelindo. PT BIMA menyambut hal baik ini dengan persiapan matang agar bersatunya seluruh entitas Pelindo berjalan dengan lancar.
“Apapun yang terjadi ke depan, suatu perubahan adalah suatu keniscayaan yang harus kita sikapi dengan persiapan yang baik dan matang terlebih itu untuk Indonesia.” ujar Andriyuda Siahaan, Direktur Utama PT BIMA.
Pihaknya akan berkomitmen untuk tetap bergandengan tangan dengan PT EII karena kolaborasi engineering tidak akan berhenti sampai di sini.
Sebagai perusahaan dalam ruang lingkup BUMN di bawah naungan Pelindo 3 Grup, PT BIMA berupaya untuk selalu mendukung program-program yang dicanangkan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo baik dari sisi standarisasi proses bisnis dan operasional.
Salah satunya dukungan atas penggunaan Biosolar B30 dengan memanfaatkan sistem filtrasi. Karena selain aplikasi Centra, inovasi lain yang dikembangkan PT BIMA berupa sistem filtrasi juga telah terbukti dapat memaksimalkan kinerja mesin yang menggunakan bahan bakar Biosolar B 30.
Kolaborasi dan inovasi ini tentunya tidak terlepas dari perwujudan nilai inti AKHLAK Menteri BUMN Eric Thohir yang selalu dipegang teguh oleh seluruh insan BUMN. (N-2)
Penyaluran bantuan ini difokuskan untuk meringankan beban warga yang aktivitas harian dan mobilitasnya terganggu akibat banjir.
Sinergi dan kolaborasi dilakukan bersama Kementerian Perhubungan (KSOP dan BPTD), ASDP, Pemprov Banten, Pemkot Cilegon, Polda Banten dan TNI AL Banten, serta instansi terkait.
Direktur Utama SPJM, Tubagus Patrick, menegaskan bahwa seluruh lini layanan perusahaan telah disiagakan untuk memastikan kelancaran operasional pelabuhan.
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo meraih lima penghargaan di ajang Indonesia Corporate Communication and Sustainability (ICCS) Summit) 2025.
Tahun ini, kegiatan tersebut diselenggarakan di SMA Negeri 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat wilayah yang kini menjadi sorotan sejak hadirnya Pelabuhan Kijing
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 4 menggelar kegiatan Port Visit di Pelabuhan Pantoloan, Selasa (14/10).
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Jepang melalui NEDO menawarkan beberapa skema kerja sama penelitian untuk menyiapkan industri di bidang energi baru dan teknologi.
Kedua perguruan tinggi menargetkan kontribusi lebih besar menciptakan pendidikan berkualitas bagi industri dan masyarakat.
Inisiatif ini menyoroti pentingnya hubungan budaya dalam kemitraan yang berkelanjutan antara Australia dan Indonesia.
Kemitraan strategis ini menegaskan posisi Todak Academy sebagai salah satu pemimpin regional dalam pengembangan talenta digital masa depan di kawasan ASEAN.
Kerja sama tersebut menjadi tonggak penting penerapan sanksi sosial sebagai alternatif hukuman pidana,
Pertemuan ini menjadi tonggak awal terbentuknya Kerja Sama Regional Bali, NTB, dan NTT.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved