Jumat 25 Juni 2021, 13:11 WIB

Inilah, Ajakan Ganjar pada Orang Tua yang Anaknya Kuliah Bidang Kesehatan

mediaindonesia.com | Nusantara
Inilah, Ajakan Ganjar pada Orang Tua yang Anaknya Kuliah Bidang Kesehatan

ANTARA FOTO/Idhad Zakaria
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (kiri), berbincang dengan peserta program vaksinasi Covid-19 di Puskesmas II Sokaraja, Banyumas, Jateng.

 

GUBERNUR Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo memberikan pesan khusus bagi orang tua yang memiliki anak kuliah di fakultas kesehatan atau keperawatan.

Kepada mereka, Ganjar meminta agar mengizinkan anaknya membantu negara dalam penanganan pandemi.

"Kita memang terkendala terkait tenaga kesehatan. Kami sudah koordinasi dengan IDI, PPNI, Persi dan lainnya untuk membantu. Sekarang sudah ada tambahan, tapi rasa-rasanya tetap kurang. Maka kami akan bekerjasama dengan perguruan tinggi," kata Ganjar ditemui di Semarang, Jumat (25/6).

Mahasiswa-mahasiswa kedokteran atau keperawatan yang sudah masuk semester akhir akan digandeng untuk membantu penanganan pandemi. Namun hal itu tidak mudah, mengingat informasi yang diterimanya, banyak orang tua mahasiswa yang menolak anaknya terjun membantu penanganan Covid-19.

"Izin kepada bapak ibu yang anaknya sekolah kedokteran atau sekolah perawat, izinkan anaknya untuk bisa membantu. Sudah ada laporan, anaknya mau tapi orang tuanya tidak mengizinkan. Saya mohon, karena saat ini negara sedang memanggil, kemanusiaan memanggil. Kita butuh anak-anak panjenengan yang ahli," ucapnya.

Ganjar memahami, kekhawatiran orang tua yang anaknya diminta membantu penanganan pandemi ada benarnya. Ganjar juga tahu, bahwa ada resiko dibalik itu semua.

"Maka kami minta seluruh layanan kesehatan, tolong SOP dijaga ketat. Karena kalau ada bantuan tenaga kesehatan yang masuk dan SOP tidak ketat, maka ini pasti membuat khawatir. Maka kami akan lakukan checking ke semua layanan kesehatan termasuk mengirimkan tim, agar mereka-mereka yang kita perbantukan dengan keahlian masing-masing, terjamin keamanannya," tegasnya.

Tenaga kesehatan lanjut Ganjar memang sangat dibutuhkan saat ini. Pihaknya sudah berupaya memperbantukan tenaga kesehatan dari daerah lain di Jateng. Namun karena mereka sudah bekerja, sehingga mereka mempunyai beban dan tanggungjawab di instansinya masing-masing.

"Beberapa kali kami sempat pinjam, tapi karena terjadi peningkatan di beberapa titik, sehingga mereka harus stanby di tempatnya masing-masing. Kami akan terus mengupayakan terkait pemenuhan tenaga kesehatan ini," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yulianto Prabowo membenarkan, bahwa pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan sejumlah perguruan tinggi. Banyak mahasiwa yang sudah mau untuk diperbantukan, tapi terkendala izin orang tua.

"Mungkin orang tuanya khawatir, nanti kami akan lakukan pendekatan secara persuasif, dengan menggandeng organisasi profesi," jelasnya.

Selain dari Jawa Tengah, Yulianto juga mengatakan akan koordinasi dengan sejumlah perguruan tinggi di luar Jawa yang bisa mengirimkan mahasiswanya kesehauntuk membantu.

"Akan kami coba komunikasi dengan provinsi lain di luar Jawa yang kasusnya tidak begitu tinggi. Nanti akan kami lakukan pendekatan," pungkasnya. (RO/OL-09)

Baca Juga

dok.humas Polda Jambi

Polda Jambi Segel 23 Gudang Diduga untuk Penimbunan BBM Ilegal

👤Solmi 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 18:00 WIB
ADA 23 gudang yang diduga kuat menjadi tempat penampungan dan pengoplosan minyak solar hasil kegiatan ilegal drilling di wilayah hukum...
MI/Adi Kristiadi

269 Napi di Tasikmalaya Dapat Remisi Kemerdekaan RI ke 77

👤Adi Kristiadi 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 17:51 WIB
SEBANYAK 269 warga binaan sebutan lain narapida di Lembaga Pemasyarakan (Lapas) kelas II B Tasikmalaya, Jawa Barat mendapat remisi...
MI/HO

Sahabat Ganjar Gelar Upacara Dan Perlombaan Serentak di 11 Kota

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 17:40 WIB
"Sudah 2 tahun lebih, segala aspek kehidupan kita terganggu karena covid-19. Ayo, kita pulih bersama dan kembali bangkit dengan sangat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya