Senin 14 Juni 2021, 14:30 WIB

Polda Jatim Amankan 67 Preman Pelabuhan

Faishol Taselan | Nusantara
 Polda Jatim Amankan 67 Preman Pelabuhan

MI/Kristiadi
Tim Tim Maung Galunggung Polres Tasikmalaya Kota berhasil menangkap preman membawa sebilah golok telah merusak pot bunga dan satu motor.

 

OPERASI besar-besaran terhadap para preman di Jawa Timur membuahkan hasil. Jajaran Polda Jatim telah mengamankan 67 tersangka premanisme yang beraksi di Jawa Timur. Direskrimum Polda Jatim Kombes Pol Totok Suharyanto kepada wartawan di Surabaya, kemarin mengatakan, dari 67 tersangka yang diamankan, ada 27 tersangka dengan pelaporan polisi dan 40 tersangka tindak pidana ringan
(tipiring).

Selain tersangka, Polda jyga mengamankan barang bukti total Rp9.597.000. Dari 27 tersangka dengan pelaporan polisi tersebut, 14
di antaranya merupakan laporan dengan model A. Artinya polisi yang membuat laporan tersebut.

"Kita sudah mengintruksikan kepada jajaran Kasat Reskrim sejak hari Jumat. Ada 67 tersangka yang diamankan jajaran. Bisa jadi jumlahnya akan bertambah," kata Totok di Surabaya, Senin (14/6)

Totok melanjutkan instruksi Kapolri mengenai pemberantasan premanisme khususnya di pelabuhan, sudah diantisipasi para preman. Karena selama tiga hari melakukan pemantauan di pelabuhan, polisi hanya menemukan dua orang yang melakukan.

Dalam kasus premanisme di pelabuhan sendiri, lanjutnya, polisi sebenarnya telah beberapa kali mendatangi para sopir yang sehari-harinya bekerja di sana. Dengan harapan para sopir ini bisa melaporkan jika ada  kasus pungli atau pemalakan di pelabuhan. Namun, masyarakat sendiri juga takut melapor karena sehari-harinya mereka bertemu dengan para preman tersebut.

"Berkaitan dengan operasi, kita beberapa kali mendatangi dan menggalang para sopir di sana. Tapi persoalannya kan tetap, kekhawatiran atas kita. Meski kita sudah berupaya meyakinkan mereka, tapi kan mereka yang tiap hari ketemu (preman), kami bisa memahami posisi mereka," jelasnya.

baca juga: Preman

Sementara ini, polisi mendapat informasi bahwa ada tiga kelompok preman di lokasi yang berbeda-beda. Beberapa informasi yakni kasus pungutan liar saat parkir. Sedangkan pungli untuk mengangkut atau mengirim barang, Totok menegaskan pihaknya belum menemukannya.

"Sementara itu, lainnya belum ada. Memang ada informasi misal ada booking antrean, bayar. Tapi seperti angkat, kirim barang, belum kita
dapatkan," tegasnya.(N-1)

 

Baca Juga

Ist

Merayakan Ulang Tahun sembari Berwisata di Gunung Mas Puncak

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 26 Oktober 2021, 00:25 WIB
Pada 15 November 2021 nanti, hari jadi kedua akan dirayakan di Agrowisata PTPN VIII Gunung Mas, Puncak, Bogor, selama 3...
ANTARA/Galih Pradipta

Program Langit Biru, Pertamina Diskon Harga Pertalite di Nias

👤Yoseph Pencawan 🕔Senin 25 Oktober 2021, 22:20 WIB
Diskon Pertalite berlaku di Nias hingga 28 hari ke depan dan tersedia di 24...
MI/NURUL HIDAYAH

Pertanian Kabupaten Cirebon Butuh Intervensi Pemerintah Pusat

👤Nurul Hidayah 🕔Senin 25 Oktober 2021, 22:15 WIB
Kabupaten Cirebon menjadi salah satu daerah yang berkontribusi terhadap swasembada beras...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Bongkar Transaksi Narkoba Rp120 Triliun

Para anggota sindikat narkoba juga kerap memanfaatkan warga yang polos untuk membantu transaksi dari dalam ke luar negeri dan sebaliknya.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya