Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan perhatian khusus terhadap empat kabupaten di Sumatera Utara terkait dengan aktivitas pertambangan galian golongan C. Keempat kabupaten tersebut adalah Karo, Dairi, Pakpak Bharat, dan Dairi.
"Usaha pertambangan bahan galian golongan C di keempat kabupaten tersebut menjadi perhatian khusus KPK karena dianggap memiliki banyak usaha galian C yang belum tertib administrasi," ungkap Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Afifi Lubis, Minggu (13/6).
Dia menjelaskan, belum lama ini Pemprov Sumut menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan KPK. Rakor tersebut digelar salah satunya untuk menekan potensi tindak pidana korupsi terkait beberapa hal, termasuk usaha pertambangan bahan galian golongan C. KPK mencatat keempat kabupaten itu memiliki banyak usaha pertambangan bahan galian C yang tidak tertib administrasi.
Menurut Afifi, pihak KPK menggugah para kepala daerah serta pejabat dari keempat kabupaten itu untuk tidak berniat mengambil keuntungan pribadi dari kondisi tersebut. Apalagi hal itu termasuk dalam satu dari tiga fokus KPK dalam upaya pencegahan korupsi di keempat kabupaten itu. Tiga fokus yang dimaksud adalah optimalisasi penerimaan pajak daerah, penertiban aset, dan pencegahan korupsi pada program vaksinasi.
KPK melihat usaha pertambangan bukan logam dan batuan (MBLB) atau yang lebih dikenal galian C di keempat kabupaten itu belum optimal mendatangkan pajak.
Usaha pertambangan galian C di keempat daerah tersebut masih banyak yang belum berizin sehingga ketika dipungut pajak daerah, timbul masalah hukum. "KPK berharap keempat kabupaten itu memulai pembinaan dan penertibannya," ujar Afifi.
Begitu juga dengan masalah aset, keempat kabupaten tersebut dinilai masih perlu upaya lebih kuat lagi untuk menertibkan aset-asetnya.
Pemprov Sumut sendiri lanjut Afifi, mendukung penuh upaya KPK tersebut. Penertiban usaha galian C diyakini akan mampu mendorong peningkatan pendapatan keempat daerah dengan signifikan.
Pemprov Sumut juga mendorong keempat kabupaten untuk menerapkan Monitoring Control for Prevention (MCP) dan skor pencegahan korupsi. Dengan begitu pengelolaan pemerintahan akan lebih bersih dan profesional. "Program-program di daerah banyak yang rawan korupsi sehingga perlu pencegahan melalui MCP," pungkas Afifi. (OL-15)
Budi mengatakan, KPK menyerahkan hasil penghitungan kerugian negara kepada auditor. KPK berharap hitungan kelar cepat untuk menyelesaikan kasus.
Budi enggan memerinci total uang yang dikumpulkan. Penerima aliran dananya juga dirahasiakan oleh KPK untuk menjaga kerahasiaan proses penyidikan.
Gus Alex diperiksa sebagai saksi untuk tersangka lainnya dalam kasus ini. KPK enggan memerinci pihak-pihak di Kemenag yang dialiri uang oleh Gus Alex.
Ia mengaku tidak terkejut dengan pernyataan Noel yang menyebut ada upaya kriminalisasi terhadap dirinya.
Tuntutan ini merupakan upaya kontrol sosial agar negara tidak lalai dalam menjaga etika pejabat publik.
Tiga tersangka dalam kasus dugaan suap ijon proyek, yaitu Bupati nonaktif Bekasi Ade Kuswara Kunang (ADK) dan Bapaknya HM Kunang (HMK), dan pihak swasta Sarjan (SRJ).
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
KEMENTERIAN Kehutanan memanfaatkan kayu gelondongan yang hanyut akibat bencana hidrometeorologi untuk penyediaan hunian sementara atau huntara bagi warga terdampak di Aceh Utara dan sumut
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved