Jumat 11 Juni 2021, 16:45 WIB

Keuskupan Ruteng Rekomendasikan Geotermal Wae Sano

Gaudensius Suhardi | Nusantara
Keuskupan Ruteng Rekomendasikan Geotermal Wae Sano

MI/ Hendri Salomo Siagian
Gua Maria di tepi Danau Wae Sano

 

KEUSKUPAN Ruteng, Nusa Tenggara Timur, mengapresiasi jaminan pemerintah pusat atas keamanan proyek geotermal di Wae Sano, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur

Diapresiasi karena pemerintah pusat menjamin keselamatan warga dan ruang hidupnya, atas eksistensi kampung dan situs adat (tak ada relokasi permanen), atas pembentukan lembaga mekanisme pengaduan masyarakat, serta komitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat Wae Sano dan mengembangkan kehidupan ekonomi kawasan tersebut.

“Wewenang untuk memutuskan proyek geotermal Wae Sano dan tanggung jawab terhadapnya berada pada otoritas pemerintah pusat,” kata Vikjen Keuskupan Ruteng Romo Alfons Segar dalam rilis pada Jumat (11/6).

Meski wewenang ada pada pemerintah pusat, kata Alfons, Keuskupan Ruteng berjuang semaksimal mungkin dan mendesak agar keputusan pemanfaatan panas bumi untuk menyediakan energi listrik terbarukan bersifat ramah lingkungan, dan dapat menjamin keselamatan dan kesejahteraan masyarakat lokal.

Jaminan terhadap masyarakat lokal antara lain diperlihatkan dengan rekomendasi perubahan titik bor dari Wellpad B yang dekat dengan kampung Nunang ke titik bor alternatif Wellpad A.

Titik bor alternatif itu berpindah jauh dari kampung Nunang. Akses jalan masuk tidak lagi melewati kampung Nunang tapi melingkari danau dari arah lain untuk mengurangi risiko sosial dari proyek geotermal tersebut sekaligus membuka isolasi wilayah serta meningkatkan potensi ekonomi dan pariwisatanya.

“Setelah melewati proses dialog dan dialektika yang transparan, serta kerja keras yang konstruktif para pihak yang berkepentingan yang dilandasi itikat luhur untuk mengupayakan kesejahteraan bersama, Keuskupan Ruteng merekomendasikan rencana tindak lanjut tahap kedua proses proyek geothermal Wae Sano,” kata Alfons.

Rekomendasi Keuskupan Ruteng dituangkan oleh Uskup Ruteng Siprianus Hormat dalam suratnya kepada Presiden Joko Widodo pada 29 Mei 2021. (OL-8)

Baca Juga

MI/Widjajadi

Kepala Daerah se-Solo Raya Sepakat Tutup Obyek Wisata Antisipasi Lonjakan Kasus Covid

👤Widjajadi  🕔Kamis 24 Juni 2021, 13:50 WIB
Juga dalam pertemuan Forkompimda ini juga membahas soal semakin sulit dan kewalahannya rumah...
Dok MI

Ini Motif Polisi Bakar Istri di Sorong

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Kamis 24 Juni 2021, 13:43 WIB
Dari barang bukti yang diamankan, adanya bekas siraman minyak tanah dari kompor jadi bukti kuat IP membakar...
MI/Ignas Kunda

Anak Muda Desa di Nagekeo Belajar Digitalisasi Destinasi Wisata 

👤Ignas Kunda 🕔Kamis 24 Juni 2021, 13:42 WIB
Sebanyak 42 orang anak muda ini berasal dari 15 desa yang memiliki potensi wisata seperti kampung adat dengan keindahan rumah adat dan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Diplomasi Jalur Rempah di Kancah Dunia

Perjalanan sejarah Indonesia terasa hambar tanpa aroma rempah. Warisan sosial, ekonomi, serta budaya dan ilmu pengetahuan itu kini dikemas dan disodorkan kepada dunia untuk diabadikan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya