Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DENSUS 88 Antiteror Polri menangkap 10 terduga teroris di wilayah Merauke, Papua. Adapun 10 teroris yang diamankan berinisial AK, SB, ZR, UAT, DS, SD, WS, YK, AP, dan IK.
Di antara terduga teroris yang ditangkap, terdapat sepasang suami istri, yakni AP dan IK (perempuan). Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyebut terduga teroris yang diamankan berencana melancarkan aksi teror di kantor polisi dan gereja.
Baca juga: BNPT: 216 Orang Ditangkap terkait Terorisme Sejak Awal 2021
"Yang bersangkutan itu merencakan aksi teror di gereja di Merauke, Polres Merauke dan Satlantas Merauke. Sasarannya itu," ungkap Argo di Mabes Polri, Senin (31/5).
Argo mengatakan terduga teroris juga berkaitan dengan aksi teror yang sebelumnya terjadi di depan Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, beberapa waktu lalu. Selain itu, 10 terduga teroris merupakan bagian dari kelompok Jemaat Ansharut Daulah (JAD) yang berafiliasi dengan ISIS.
"Orang itu sebagai kelompok Ansharut Daulah yang ada kaitannya dengan ISIS. Yang bersangkutan juga mengikuti idah di sana menggunakan senjata. Kemudian, ada dari 10 orang ini tergabung dalam kelompok menggunakan WhatsApp atau Telegram, yang isinya mengandung unsur radikal," imbuh Argo.
Baca juga: Panglima TNI dan Kapolri: Negara Tidak Boleh Kalah dari Teroris
Lebih lanjut, Argo menjelaskan saat mengamankan terduga teroris, Densus 88 mengamankan senapan angin, senjata tajam dan peralatan panah. Selain itu, juga ada cairan yang masih dilakukan pendalaman untuk memastikan, apakah termasuk bahan peledak.
"Masih kita dalami apa isi cairan itu, maupun ada beberapa peralatan lain bahan kimia yang ditemukan," tutupnya.(OL-11)
Keterlibatan aktif orang tua dalam komunitas pengawasan dinilai menjadi faktor kunci dalam memutus mata rantai penyebaran paham ekstrem.
Mencegah radikalisme dan intoleransi berarti menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Ciri berikutnya adalah anak cenderung menarik diri dari pergaulan karena komunitas TCC membuat mereka nyaman sehingga anak-anak lebih suka menyendiri.
Densus 88 mengungkap remaja 14 tahun di Jepara memiliki koneksi dengan pendiri kelompok ekstremis Prancis BNTG dan aktif di komunitas True Crime.
BNPT mencatat 112 anak Indonesia terpapar radikalisasi terorisme lewat media sosial dan gimĀ online sepanjang 2025, dengan proses yang makin cepat di ruang digital.
Radikalisme dan intoleransi tidak bisa dilawan hanya dengan regulasi, tetapi dengan penghayatan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman etis bersama.
Densus 88 mengungkap remaja 14 tahun di Jepara memiliki koneksi dengan pendiri kelompok ekstremis Prancis BNTG dan aktif di komunitas True Crime.
Densus 88 mengungkap fakta mengejutkan: remaja pelaku penusukan di Moskow menuliskan 'Jakarta Bombing 2025' di senjatanya, terinspirasi insiden SMA Negeri 72.
Anggota Polres Tasikmalaya membantu Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri terkait penangkapan dan penggeledahan oleh Densus 88
Pada eklarasi tersebut, sekitar 1.400 orang perwakilan mantan anggota Jamaah Islamiyah siap kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
DensusĀ 88 Antiteror Polri mengungkapkan peran tiga terduga teroris jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) berinisial RR, MW, AS, yang ditangkap di Sulawesi Tengah, Kamis (19/12).
Berbagai aktivitas tersebut terjadi di tengah fenomena penurunan serangan teroris di Indonesia atau zero terrorist attack sepanjang tahun 2023 sampai 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved