Senin 17 Mei 2021, 11:25 WIB

Penyekatan Arus Balik di Perbatasan Sidoarjo Diperketat

Heri Susetyo | Nusantara
Penyekatan Arus Balik di Perbatasan Sidoarjo Diperketat

MI/Heri Susetyo
Pos penyekatan di perbatasan Kabupaten Sidoarjo dikperketat saat arus balik, Senin dini hari (17/5)

 

PETUGAS gabungan memperketat pemeriksaan kendaraan bermotor berplat nomor luar wilayah Kabupaten Sidoarjo di Pos Penyekatan Operasi Ketupat Semeru 2021. Seperti pengetatan di pos penyekatan pertigaan Gempol, perbatasan antara Sidoarjo dan Pasuruan pada Minggu malam (16/5). Puluhan kendaraan luar kota terpaksa dihentikan untuk diperiksa.

Mereka ditanya petugas, apa tujuannya masuk wilayah Sidoarjo. Apabila dalam rangka kerja maka harus dilengkapi surat jalan kerja. Selain itu dilengkapi surat keterangan bebas covid-19. Jika tidak bisa menunjukkan surat tersebut, maka petugas akan memutar balik tujuannya. Demikian pula apabila tujuan mereka balik lebaran, akan dilakukan rapid antigen.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji mengatakan, volume kendaraan pada Minggu malam memang agak padat. Namun ada puluhan kendaraan yang diputar balik karena tidak bisa menunjukkan surat keterangan. Ada juga warga yang dirapid antigen, dan satu warga Sidoarjo hasilnya reaktif langsung dikarantina.

"Penyekatan ini adalah guna menjalankan program pemerintah sebagai upaya mencegah penyebaran covid-19 di masa libur lebaran Idul Fitri 2021," kata Sumardji.

Menurut Sumardji, selain pemeriksaan di pos-pos penyekatan, pihaknya terus menggiatkan patroli kamtibmas di tempat kerumunan lain. Seperti tempat wisata, mal, pasar, stasiun maupun tempat ibadah.

Selain bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, kehadiran polisi untuk mengingatkan masyarakat bahwa pandemi covid-19 masih ada. Polisi akan memberikan edukasi di tempat yang didatangi. Seperti imbauan tidak berkerumun, wajib memakai masker, tidak melakukan perjalanan luar kota dan penerapan disiplin protokol kesehatan lainnya.

"Melalui pendekatan secara profesional dan humanis, kami turunkan personel ke tempat-tempat yang dapat menimbulkan kerumunan. Tujuannya untuk mengedukasi warga agar selalu patuhi protokol kesehatan," tegas Sumardji. (OL-13)

Baca Juga: Vaksin Gotong-Royong Dimulai Besok di Jabodetabek

Baca Juga

Dok.MI

Polrestabes Medan Ungkap Kasus Pencabulan Anak Kandung

👤Mediaindonesia 🕔Jumat 21 Januari 2022, 07:00 WIB
Hasil interogasi, pelaku mengaku melakukan pencabulan sejak Desember 2021 dengan cara mengancam korban untuk memperlancar aksinya...
MI/Apul Iskandar

Wali Kota Tebing Tinggi Raih Penghargaan dari OJK

👤Apul Iskandar 🕔Jumat 21 Januari 2022, 06:44 WIB
Wali Kota Tebing Tinggi itu menjadi satu-satunya kepala daerah dari 514 daerah Kabupaten/Kota se-Indonesia yang menerima penghargaan...
MI/PALCE AMALO

Pembangunan Jembatan Naen di Timor Tengah Utara Rampung 90%

👤Palce Amalo 🕔Jumat 21 Januari 2022, 06:23 WIB
Sebelumnya, warga di daerah itu memprotes pemerintah daerah karena menilai pembangunan jembatan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya