Sabtu 15 Mei 2021, 22:45 WIB

Pantau Mutasi Covid-19 Aceh Kirim 20 Sampel ke Balitbangkes

Mediaindonesia.com | Nusantara
Pantau Mutasi Covid-19 Aceh Kirim 20 Sampel ke Balitbangkes

technologynetworks.com
Ilustrasi

 

Pemerintah Aceh menyatakan telah mengirim sebanyak 20 sampel ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan dalam upaya memantau mutasi COVID-19 di provinsi setempat.

“Pengiriman sampel ini bertujuan pemantauan strain mutasi COVID-19, yang selama ini disinyalir mulai muncul dengan tingkat penularan dan daya tahan yang lebih tinggi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Aceh dr Hanif di Banda Aceh, Sabtu.

Ia menjelaskan di beberapa negara seperti India dan Inggris serta beberapa negara lain, telah ditemukan mutasi dari virus COVID-19 dan untuk mengantisipasi hal tersebut pihaknya telah menyampaikan ke Gubernur untuk mengirim sampel ke Balitbangkes Kemenkes di Jakarta.

“Balitbangkes mengirim surat dan menginstruksikan kita untuk mengirimkan sampel spesimen swab nasofaring dan sebanyak 20 sampel sudah kita kirimkan,” katanya.

Menurut dia surat Balitbangkes Kemenkes menyebutkan dalam rangka pemantauan strain mutasi virus SARS CoV-2, maka perlu dilakukan Surveilans Genom Virus SARS CoV-2 secara intensif dan seluruh wilayah Indonesia.

“Ada pun sampel spesimen yang kita kirim itu berasal dari kasus dengan kriteria penularan yang cepat di masyarakat/lokasi tertentu, mulai menginfeksi kelompok yang sebelumnya tidak rentan (anak-anak), orang sudah divaksin tapi terinfeksi, penyintas terinfeksi kembali, kematian dengan komorbid penyakit menular lain seperti HIV, TB, dan lainnya,” katanya.

Hanif menambahkan, kriteria spesimen yang dikirimkan adalah Tube VTM berisi swab nasofaring, memiliki ct (cycle threshold) di bawah 25, spesimen dikirimkan disertai formulir penyelidikan epidemiologi, pengiriman spesimen dilakukan segera setelah hasil pemeriksaan RT PCR diperoleh.

“Jadi, spesimen yang kita kirimkan adalah spesimen yang baru kita ambil,” demikian Hanif. (Ant/OL-12)

Baca Juga

dok.PT Timah tbk.

IUP Digarap Penambang Ilegal, PT.Timah Merugi Rp8 Miliar/bulan

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Rabu 23 Juni 2021, 12:35 WIB
PT. Timah Tbk mengaku, aktivitas penambangan ilegal wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) miliknya di Desa Air Inas Keposang Bangka...
MI/Ramdani

Akibat Pandemi, Pengusaha Travel di Temanggung Jual Aset

👤Tosiani 🕔Rabu 23 Juni 2021, 12:11 WIB
Abeng, salah seorang pengusaha travel, mengatakan terpaksa menjual lima unit kendaraan yang merupakan aset perusahaan. Hal itu ia lakukan...
Ant/Fikri Yusuf

Pramana Bantah WFB Picu Lonjakan Kasus Covid-19 di Bali

👤Arnoldus Dhae 🕔Rabu 23 Juni 2021, 11:55 WIB
PEMERINTAH Provinsi Bali membantah kebijakan Work From Bali (WFB) sebagai pemicu lonjakan kasus Covid-19 di...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kereta Api Makassar-Parepare Membangun Ekonomi dan Peradaban

Belanda pernah membuat jalur kereta api Makassar-Takalar, namun sejak Jepang berkuasa jalur itu dibongkar. Dan baru era sekarang, Sulawesi Selatan kembali memiliki jalur  kereta api

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya