Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
MASYARAKAT petani di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, mulai beralih mengembangkan tanaman organik. Upaya itu mereka lakukan karena budi daya tanaman, baik sayuran maupun buah-buahan, secara organik akan lebih aman dan higienis untuk dikonsumsi. Pengembangan tanaman sayuran dan buah-buahan dengan menerapkan pola organik itu sudah dilakukan sejak beberapa tahun terakhir di daerah itu.
"Namun yang lebih dominan dikembangkan saat ini ada jenis, yakni jeruk varietas Gunung Omeh Payakumbuh dan cabai antivirus. Dua jenis ini sudah mulai dikembangkan oleh kelompok tani di Kecamatan Lengayang sejak 2020," kata Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Pesisir Selatan (Pessel), Nusirwan, Selasa (4/5).
Diungkapkannya bahwa budi daya tanaman secara organik akan terus dikembangkan di Pessel. Sebab selain aman, tanaman organik juga tidak memiliki risiko tinggi bagi kesehatan bila dikonsumsi.
Dikatakan lagi bahwa pihaknya akan memberikan perhatian yang tinggi kepada masyarakat petani di daerah itu dalam mengembangkan budi daya tanaman dengan menggunakan bahan alami atau tanpa menggunakan bahan kimia. "Saat ini banyak pelaku pertanian organik bermunculan seiring dengan pangsa pasar yang semakin terbuka. Dorongan itu tidak hanya karena bernilai ekonomis tinggi. Namun pertanian secara organik ini penting untuk perbaikan ekosistem pertanian yang kian rusak terpapar oleh bahan sintetis atau kimiawi seperti pestisida dan lainnya," ujar Nusirwan lagi.
Beranjak dari sudah mulai beralihnya masyarakat petani mengembangkan tanaman organik itu, dia menyampaikan apresiasinya serta juga mengucapkan terima kasih. "Sedangkan bagi masyarakat yang ingin belajar lebih serius tentang cara pengembangan tanaman organik, dapat mendatangi Pusat Informasi Pertanian Organik (PIPO) Kabupaten Pesisir Selatan, yang berpusat di Nagari Lakitan Kecamatan Lengayang," pungkasnya. (OL-14)
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sumbar masih berjalan melalui kerja tim terpadu lintas sektor.
PEMERINTAH pusat telah menyiapkan total anggaran sebesar Rp2,6 triliun untuk Sumatera Barat (Sumbar), untuk kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Fastrex hadir sebagai solusi atas sulitnya mobilisasi hasil panen di medan yang sering kali memiliki kontur tanah tidak rata.
PENYALURAN pupuk bersubsidi dan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) hingga perbaikan sistem irigasi, dianggap menjadi fondasi penting dalam transisi pertanian.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
Kalau kita kelompokkan petani pangan, persentase petani yang di atas 55 tahun jauh lebih besar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved