Rabu 05 Mei 2021, 00:45 WIB

Petani Pesisir Selatan Beralih ke Pertanian Organik

Yose Hendra | Nusantara
Petani Pesisir Selatan Beralih ke Pertanian Organik

Antara/Irwansyah Putra.
Petani memanen sayur kailan di kebun budi daya sayur organik, Desa Neuheun, Aceh Besar, Aceh, beberapa waktu lalu.

 

MASYARAKAT petani di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, mulai beralih mengembangkan tanaman organik. Upaya itu mereka lakukan karena budi daya tanaman, baik sayuran maupun buah-buahan, secara organik akan lebih aman dan higienis untuk dikonsumsi. Pengembangan tanaman sayuran dan buah-buahan dengan menerapkan pola organik itu sudah dilakukan sejak beberapa tahun terakhir di daerah itu.

"Namun yang lebih dominan dikembangkan saat ini ada jenis, yakni jeruk varietas Gunung Omeh Payakumbuh dan cabai antivirus. Dua jenis ini sudah mulai dikembangkan oleh kelompok tani di Kecamatan Lengayang sejak 2020," kata Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Pesisir Selatan (Pessel), Nusirwan, Selasa (4/5).

Diungkapkannya bahwa budi daya tanaman secara organik akan terus dikembangkan di Pessel. Sebab selain aman, tanaman organik juga tidak memiliki risiko tinggi bagi kesehatan bila dikonsumsi.

 

Dikatakan lagi bahwa pihaknya akan memberikan perhatian yang tinggi kepada masyarakat petani di daerah itu dalam mengembangkan budi daya tanaman dengan menggunakan bahan alami atau tanpa menggunakan bahan kimia. "Saat ini banyak pelaku pertanian organik bermunculan seiring dengan pangsa pasar yang semakin terbuka. Dorongan itu tidak hanya karena bernilai ekonomis tinggi. Namun pertanian secara organik ini penting untuk perbaikan ekosistem pertanian yang kian rusak terpapar oleh bahan sintetis atau kimiawi seperti pestisida dan lainnya," ujar Nusirwan lagi.

Beranjak dari sudah mulai beralihnya masyarakat petani mengembangkan tanaman organik itu, dia menyampaikan apresiasinya serta juga mengucapkan terima kasih. "Sedangkan bagi masyarakat yang ingin belajar lebih serius tentang cara pengembangan tanaman organik, dapat mendatangi Pusat Informasi Pertanian Organik (PIPO) Kabupaten Pesisir Selatan, yang berpusat di Nagari Lakitan Kecamatan Lengayang," pungkasnya. (OL-14)

Baca Juga

DOK Pribadi.

Pengurus NU Se-Aceh Dukung Said Aqil Siradj kembali Pimpin PBNU

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 16:12 WIB
Teungku Nuruzzahri menegaskan PWNU Aceh bersama PCNU kabupaten/kota di Aceh siap mendukung KH Said Aqil Siradj kembali menjadi balon Ketua...
Dok. akun IG @jokowi

Kunjungi Kaltara, Jokowi Tanam Mangrove dengan Sejumlah Dubes

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 15:45 WIB
Penanaman mangrove di Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara, menjadi upaya rehabilitasi untuk menjaga ekosistem dan melindungi dari...
MI/Solmi

Gudang Penampungan Minyak Ilegal di Jambi Terbakar

👤Solmi 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 13:45 WIB
Saat kebakaran, pemilik dan pekerja bisnis haram tersebut, menurut Kapolres Muara Jambi AKB Yuyan Priatmaja kabur dari lokasi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya