Rabu 28 April 2021, 09:01 WIB

Polres Klaten Giatkan Penyekatan Kendaraan Luar Daerah

Djoko Sardjono | Nusantara
Polres Klaten Giatkan Penyekatan Kendaraan Luar Daerah

MI/Djoko Sardjono
Kapolres AKB Edy Suranta Sitepu memeriksa surat keterangan hasil test swab antigen pengendara mobil yang akan masuk wilayah Kabupaten Klaten

 

OPERASI yustisi dengan penyekatan secara selektif kendaraan pelat luar  daerah digelar di perbatasan Jawa Tengah-Daerah Istimewa Yogyakarta, Prambanan, Selasa (27/4) sore. Kegiatan operasi yustisi dipimpin oleh Kapolres Klaten AKB Edy Suranta Sitepu, dengan melibatkan personel dari Polres Klaten, Kodim 0723 Klaten, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP.

Penyekatan di perbatasan Jateng-DIY, kendaraan pelat luar daerah yang akan masuk wilayah Kabupaten Klaten dihentikan dan dilakukan pemeriksaan secara selektif prioritas. Dalam penyekatan kendaraan luar daerah, para pengendara maupun penumpang secara selektif prioritas dilakukan rapid test swab antigen yang disiapkan di Pos Lantas Prambanan.

Ada 16 orang luar daerah yang dilakukan test swab antigen oleh tim Dokkes Polres Klaten. Hasilnya, semua negatif dan mereka diperbolehkan masuk wilayah Kabupaten Klaten. Kapolres AKB Edy Suranta Sitepu kepada awak media menjelaskan, kegiatan operasi yustisi dengan penyekatan secara selektif itu dilakukan untuk pengendalian penyebaran covid-19. Penyekatan di perbatasan akan berlanjut hingga berakhirnya operasi ketupat. Polres Klaten pun menyiapkan tiga pos pengamanan (pospam) di Jatinom, Delanggu, dan Prambanan.

"Selain tiga pospam, masih ada satu pos pelayanan (posyan) yang didirikan di Alun-alun Klaten, Jl Pemuda," kata Kapolres Edy Sitepu yang didampingi Kasubag Humas Iptu Nahrowi.

Dalam penyekatan di Prambanan, tim Dokkes Polres disiapkan untuk  melakukan tes swab antigen pengendara dan penumpang kendaraan luar daerah yang akan masuk wilayah Klaten. Kapolres Edy Sitepu menjelaskan, kalau hasil test swab antigen pengendara atau penumpang itu reaktif, maka mereka diminta untuk putar balik atau dirujuk ke rumah sakit terdekat.

"Berdasar laporan tim Dokkes Polres Klaten, hasil test swab antigen 16 orang asal luar daerah itu semua nonreaktif. Sehingga, mereka bisa masuk wilayah Klaten," imbuhnya.

Dalam operasi yustisi menjelang berbuka puasa di perbatasan Jateng-DIY, tim gabungan juga menyampaikan imbauan kepada pengguna jalan untuk tidak mudik Lebaran tahun ini.

"Pemerintah telah menetapkan peniadaan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Karena itu, masyarakat kami minta tetap di rumah. Mudik secara video call saja," kata Kapolres.

Sementara, Manhuwal Walad, 35, warga Lombok, Nusa Tenggara Barat, mengaku tidak keberatan bahkan senang bisa test swab antigen secara gratis dengan hasil negatif.

"Kami pun mendukung penyekatan kendaraan luar daerah yang akan melintas wilayah Klaten. Ini langkah strategis untuk pengendalian covid-19," imbuhnya di Pos Lantas Prambanan.

baca juga: Penyekatan

Senada dikemukakan oleh Kartika, 40, warga Sidoarjo, Jawa Timur. Seusai menjalani test swab antigen, ia menilai positif penyekatan kendaraan pelat luar daerah secara selektif.

"Jujur saya katakan, bahwa tidak masalah dengan operasi penyekatan kendaraan luar daerah. Bahkan, kegiatan pencegahan dan pengendalian covid-19 ini perlu didukung," ujarnya. (OL-3)

 

Baca Juga

MI/Haryanto

Ganjar Gandeng Komunitas Selesaikan Masalah Sampah

👤Haryanto 🕔Minggu 26 Juni 2022, 15:00 WIB
GUBERNUR Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyebut, sampah menjadi persoalan serius yang harus ditangani secepatnya, sebab selain ...
DOK.MI

Ratusan Rumah di Muara Enim Terendam Banjir 2 Meter

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 26 Juni 2022, 14:45 WIB
Lokasi banjir terparah di Jalan Lingga 1 dan Jalan Tanjung Buruk, Tanjung...
DOK Polsek Bantarkalong.

Ratusan Warga Tasikmalaya Keracunan Nasi Kotak Hajatan Pernikahan

👤Kristiadi 🕔Minggu 26 Juni 2022, 13:57 WIB
Pihaknya pun mengamankan sisa makanan berupa bihun warna putih, rebusan telur, cabai hijau, semur daging sapi, dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya