Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT) berhati-hati dalam penentuan lahan relokasi warga korban banjir bandang dan tanah longsor di Pulau Adonara. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir terjadi konflik mengingat di Adonara sering terjadi konflik tanah yang berujung perang antarwarga.
Bupati Flores Timur Anton Hadjon mengatakan ada tiga lokasi yang sudah dipersiapkan oleh pemerintah sebagai calon relokasi. Dari tiga lokasi itu, jelasnya, baru satu yang sudah pasti dan akan dilakukan serah terima yakni lahan di Desa Oyangbarang, Kecamatan Wotan Ulumado dengan seluas 1,4 hektare.
Lokasi lainnya ada di Desa Nelelamadike seluas sekitar 1,5 hektare. Namun, pemerintah setempat akan memastikan lebih dulu terkait status lahan tersebut. Sementara lahan relokasi bagi pengungsi di Desa Waiburak sampai saat ini belum bisa ditentukan lokasi relokasi dan masih tahap pembicaraan.
"Sampai saat ini, calon lahan relokasi bagi pengungsi di Waiburak belum ada karena kita sangat hati-hati. Kalau salah, warga bisa berperang. Jadi kita sangat hati-hati untuk lahan relokasi bagi pengungsi bencana di Waiburak. Tetapi, kita sudah melakukan pendekatan. Calon lahan itu ada di Desa Seusina dengan luas 4 hektare" ujar Anton Hadjon, Sabtu (24/4).
Ia juga menyampaikan rata-rata para pengungsi tidak mau direlokasi di luar dari desanya. "Para pengungsi ingin relokasi tetapi harus di desa lamanya. Mereka tidak mau keluar dari desanya. Hal ini dikarenakan mereka adalah tua-tua adat di desanya," tandas Anton Hadjon.
Meski begitu, kata dia bahwa pemerintah daerah akan berusaha secara maksimal dengan melakukan pendekatan secara budaya disini sehingga para pengungsi bencana ini dapat direlokasi. Hal ini juga sesuai permintaan Presiden Joko Widodo agar warga terdampak bencana agar segera direlokasi.
Anton Hadjon menambahkan pemerintah pusat hanya menyiapkan rumah bagi
korban terdampak bencana, sedangkan untuk lahan disiapkan oleh pemerintah daerah setempat. "Kita dapat jatah 300 unit rumah dari pemerintah pusat. Rumah ini akan dibangun oleh PUPR. Rumah itu akan dibangun di tiga desa terdampak yakni, Desa Nelelamadike, Desa Waiburak dan Desa Oyangbarang," papar dia. (OL-15)
IA sampai pada ujung hidupnya. Tapi narasi kepergiannya tak berujung. Ia pergi dalam sunyi. Pamit dalam diam. Diam dan sunyi itu menjadi saksi terakhir ziarah hidupnya.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta lembaga terkait memberikan pendampingan psikososial untuk saudara dan keluarga anak korban bunuh diri di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
GUNUNG Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan mengalami peningkatan aktivitas dan berpotensi terjadi erupsi eksplosif.
AKTIVITAS gunung berapi Lewotobi Laki-laki yang berada di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali meningkat pada Jumat, 16 Agustus 2025.
BNPB meminta warga Kabupaten Flores Timur untuk tidak kembali ke kampung halaman atau kawasan rawan bencana (KRB) menyusul erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki
GUNUNG Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali alami erupsi pada Selasa, 8 Juli 2025 petang, tepat pukul 16.08 WITA.
Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, NTT, erupsi lima kali pada Selasa malam (17/6) dengan tinggi letusan mencapai 5.000 meter.
Kondisi lesunya ekonomi yang melanda masyarakat Flotim dan kondisi bencana erupsi gunung Lewotobi laki-laki yang terjadi belum lama ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved