Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SATU tahun lebih pandemi covid-19 melanda negeri ini. Berbagai daya dan upaya pun sudah dilakukan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus korona.
Alhasil sejumlah penyakit endemik lainnya seperti terabaikan. Padahal hampir saban tahun, penyakit itu terjadi di Tanah Air. Salah satunya adalah DBD. Berangkat dari situ Enesis Group bekerjasama dengan Kompas.com mengadakan kegiatan CSR dan edukasi pencegahan DBD & Perilaku Hidup Bersih Sehat kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Baca juga: Korban Meninggal Akibat DBD di NTT Bertambah Jadi 4 Orang
Saat penyerahaan berlangsung Chief Sales & Marketing Officer Enesis Group, Ryan Tirta menyampaikan bahwa di tengah pandemi yang sudah satu tahun berada di Indonesia, Enesis ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap harus berhati-hati dengan DBD, karena DBD ini merupakan salah satu kasus yang setiap tahun nya ada di Indonesia, dan setiap tahunnya memiliki sekitar 100.000 kasus, termasuk selama pandemi tahun lalu.
“Kita ingin mengajak masyarakat peduli dan berhati-hati dengan DBD dan Enesis melihat bahwa edukasi kepada masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga merupakan tanggung jawab perusahaan swasta seperti Enesis dan perusahaan lain. Itu yang mendasari kami untuk melakukan CSR ini, dan dari sebelum pandemi maupun saat pandemic kita terus melakukan edukasi 3M Plus. Tujuannya mudah-mudahan ini memberikan rasa hati-hati di masyarakat agar kasus DBD tetap terjaga walaupun ditengah pandemi” ujar Ryan.
Pada kesempatan yang sama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengucapkan terima kasih atas bantuan itu. “Saya berterima kasih sudah dibantu dan tentunya ini akan sangat bermanfaat dan tadi betul disampaikan selama pandemi ini kita kayaknya lupa pada beberapa penyakit yang lain, jadi kita masih punya PR besar tidak hanya DBD, masih ada TBC, kusta saja masih ada, bahkan malaria masih,” ujarnya.
Ia juga melihat bahwa kegiatan bantuan sosial seperti ini mempunyai nilai-nilai penting untuk ditanamkan. “Nilai-nilai yang penting itu kita berbagi kita mau menolong, tidak hanya individual tetapi company juga bisa melakukan, orang tidak hanya berpikir materialis saja tapi ada juga yang bisa kita bagikan.”
Selain memberikan simbolis penyerahan, Enesis Group memperlihatkan pengalaman menarik yaitu uji ampuh nyamuk yang diperagakan oleh Putri Indonesia Pariwisata 2020, Jihane Almira Chedid dan Putri Indonesia Lingkungan 2019, Jolene Marie Cholock-Rotinsulu di hadapan Ganjar Pranowo. Sosialisasi itu merupakan bagian dari edukasi 3M Plus, selain Menguras, Mengubur dan Mendaur Ulang juga perlu Mengoles Lotion Anti Nyamuk, agar terhindar dari gigitan nyamuk saat beraktivitas. (RO/A-1)
Data menunjukkan bahwa kelompok umur 15-44 tahun menyumbang 42% dari total kasus dengue, sementara 41% kematian justru ditemukan pada anak-anak usia 5-14 tahun.
Case fatality rate (CFR) atau jumlah angka kematian karena demam berdarah dengue (DBD) menurun signifikan dari 2021 di kisaran 0,9%, menjadi 0,4% pada 2025.
Kawasan Asia Tenggara telah lama menjadi episentrum global penularan dengue. Berdasarkan data terbaru, hampir 400.000 kasus dilaporkan di wilayah ini sepanjang 2025.
Indonesia mencatatkan capaian signifikan dalam upaya pencegahan angka kematian dari kasus demam berdarah (DBD).
hujan menyebabkan adanya genangan-genangan di beberapa tempat. Kondisi ini menjadi faktor utama berkembangnya nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD)
Pada 2025, tercatat 161.752 kasus Dengue dengan 673 kematian yang tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved