Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
MENYUSUL instruksi Presden Joko Widodo untuk membangun kembali rumah masyarakat terdampak banjir bandang di Pulau Adonara, Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT), Pemkab Flotim langsung bergerak cepat. Saat ini, pemerintah setempat sedang mempersiapkan lahan untuk relokasi warga yang menjadi korban.
Bupati Flotim Anton Hadjon kepada mediaindonesia.com, Senin (12/4) usai meninjau lahan di Desa Nelelamadika, Kecamatan Ile Boleng mengatakan pihaknya telah melakukan pendekatan dengan sejumlah tokoh dan kepala desa agar secepatnya menyiapkan lahan baru untuk merelokasi warga yang terdampak banjir bandang.
"Lahan sudah ada. Tadi saya sudah lihat lahannya. Ada sekitar 1,5 hektare yang sudah disiapkan oleh Desa Nelelamadika untuk dirikan rumah bagi relokasi warga terdampak secara gratis oleh Presiden Jokowi," ujar dia.
Selain itu, juga tambah Anton Hadjon, korban di Desa Oyangbarang juga akan direlokasi. Masyarakat dan desa setempat telah bersepakat menyiapkan lahan sekitar 1 hektare. Hal yang sama juga berlaku bagi korban di Waiwerang dan Desa Adonara.
Dia menyatakan, warga yang menjadi korban enyatakan siap untuk direlokasi. Mereka, jelas Bupati, menyadari lahan sebelumnya yang ditempati sudah tidak layak ditempati lagi karena berada di zona merah bencana. "Relokasi perlu dilakukan karena lokasi permukiman warga terdampak bencana saat ini berada di merah," ungkap Bupati Flotim ini.
Di sisi lain, Kepala Desa Nelelamadika, Pius Padeng mengatakan lokasi bencana tidak akan lagi dijadikan pemukiman penduduk karena sudah berada di zona merah. Untuk itu ketika warga direlokasi di lahan yang baru, lokasi bencana itu akan dialihfungsikan menjadi tempat kegiatan masyarakat secara umum. (OL-15)
UNIVERSITAS Sugeng Hartono (USH) Solo Baru resmi memperkenalkan diri kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT).
HUJAN lebat disertai angin kencang yang melanda Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (24/1) dini hari nyaris merenggut nyawa seorang anak perempuan.
Tanah longsor terjadi pada Kamis (22/1) sore akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak pagi hari.
Sebuah pertikaian keluarga berujung pada tewasnya seorang pria berusia 55 tahun, berinisial MG di Rumah Adat Gendang Palit. Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga keponakan.
Penundaan pelayaran ini sejalan dengan peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.
PULUHAN siswa Sekolah Dasar Inpres (SDI) di Pilau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), harus menempuh proses belajar di gedung yang rusak parah.
GUNUNG Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan mengalami peningkatan aktivitas dan berpotensi terjadi erupsi eksplosif.
AKTIVITAS gunung berapi Lewotobi Laki-laki yang berada di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali meningkat pada Jumat, 16 Agustus 2025.
BNPB meminta warga Kabupaten Flores Timur untuk tidak kembali ke kampung halaman atau kawasan rawan bencana (KRB) menyusul erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki
GUNUNG Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali alami erupsi pada Selasa, 8 Juli 2025 petang, tepat pukul 16.08 WITA.
Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, NTT, erupsi lima kali pada Selasa malam (17/6) dengan tinggi letusan mencapai 5.000 meter.
Kondisi lesunya ekonomi yang melanda masyarakat Flotim dan kondisi bencana erupsi gunung Lewotobi laki-laki yang terjadi belum lama ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved