Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
PT PLN (Persero) mengirim sekitar 50 personel dari tiga daerah untuk membantu PLN Nusa Tenggara Timur memperbaiki kerusakan jaringan listrik di Kota Kupang.
Tiga unit PLN yang mengirim personel tersebut yakni dari Maluku, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat. "Dengan adanya bantuan ini, pekerjaan perbaikan bisa lebih cepat selesai," kata General Manager PT PLN Unit Induk Wilayah NTT Agustinus Jatmiko kepada wartawan, Selasa (6/4).
Dia mengatakan saat ini sebanyak 200 personel PLN NTT disebar di seluruh wilayah Kota Kupang untuk memperbaiki jaringan listrik. Sampai Selasa, sebanyak 57 dari 784 gardu listrik yang mati karena siklon Seroja, sudah
berhasil dinyalakan, seluruhnya berada di jalur jalan utama.
Sedangkan jalur menuju rumah penduduk sama sekali belum diperbaiki. "Untuk jalur ke rumah penduduk, butuh perbaikan sekitar satu bulan, jalur utama sekitar dua minggu," ujarnya.
Siklon Seroja mengakibatkan putusnya jaringan listrik di beberapa daerah mulai dari Pulau Flores, Sumba, Sabu Raijua, Rote Ndao, Alor, dan Timor. Personil PLN di daerah-daerah tersebut juga bekerja untuk memulilhkan jaringan listrik.
Dia mengatakan saat ini, fokus perbaikan listrik dilakukan di Kota Kupang karena mengalami kerusakan terparah. "Percepatan perbaikan akan kami lakukan dengan sistem shift," ujarnya.
Kendala yang dihadapi PLN di lapangan tambahnya, yakni banyaknya pohon tumbang sehingga menghalangi pergerakan personil dan banyak tiang listrik yang roboh dan kabel di seluruh kelurahan. (OL-13)
Baca Juga: PUPR Lakukan Langkah Tanggap Darurat Bencana Banjir NTT dan ...
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Fokus utamanya adalah penambahan kapasitas pembangkit listrik hingga 100 gigawatt, di mana 75% di antaranya ditargetkan berasal dari Energi Baru Terbarukan (EBT).
Menjelang 12 hari memasuki Bulan Suci ramadan 1457 H, kondisi warga penyintas banjir besar di Aceh Tengah masih sangat memprihatinkan.
Kondisi lingkungan yang lembap dan air yang menggenang dapat menjadi media penghantar arus listrik dari instalasi yang tidak terlindungi.
Peristiwa tragis ini terjadi saat keduanya berada di dalam rumah ketika air sungai tiba-tiba meluap dan masuk ke pemukiman dengan cepat.
Dua dari tiga korban merupakan pasangan suami istri berinisial HW, 54, dan NJ, 49.
Selain keberadaan bengkel, ketersediaan infrastruktur pengisian daya menjadi krusial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved