Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH desa yang tergenang banjir di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah. Banjir akibat hujan deras yang turun selama dua hari terakhir dan membuat Sungai Benanain dan Motadelek meluap, merendam 23 desa di lima kecamatan.
Penjabat Bupati Malaka, Viktor Manek mengatakan luapan Sungai Benanian membuat lima desa di Malaka Tengah dan 12 desa di Malaka Barat terendam. Sedangkan luapan Sungai Motadelek mengakibatkan empat desa di Weliman, serta satu desa di Kobalima dan satu desa lagi di Wewiku terdampak.
"Belum ada laporan korban jiwa maupun totak kerugian akibat musibah banjir tersebut. Ketinggian air di rumah penduduk ada yang mencapai satu meter. Saat ini, petugas masih melakukan pendataan," kata Viktor Manek.
Di Kota Kupang, hujan deras yang turun mengakibatkan beberapa ruas jalan tergenang seperti Jalan Nangka. Genangan air akibat banjir juga terjadi di Jalan Bundaran PU, Kelurahan Tuak Daun Merah yang mengkibatkan arus lalu lintas tersendat termasuk di Jalan Cak Doko.
BMKG prediksi hujan deras masih akan yang mengguyur Kota Kupang dan sejumlah kabupaten masih berlangsung sampai 5 Maret 2021. Kondisi ini disebabkan bibit siklon 99S yang tumbuh di Laut Sawu yang memicu tinggi gelombang di perairan mencapai empat meter, dan kecepatan angin maksimal mencapai 29 knot per jam. (OL-15)
Balita di Desa Kesetnana, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, Alami Stunting
Korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah.
BENTROK antarwarga akibat konflik lahan di Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, pecah pada Jumat (6/3). Kericuhan melibatkan warga empat desa.
Bentrokan warga pecah di Adonara Timur, Flores Timur (6/3/2026). 3 warga luka tembak senjata rakitan & sejumlah rumah terbakar akibat sengketa lahan.
ABB di Indonesia menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan dengan berkolaborasi bersama Happy Hearts Indonesia (HHI) melalui program “Water for All”.
GUBERNUR NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, mengungkap potensi dampak serius terhadap sekitar 9 ribu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkup Pemprov NTT.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved