Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA DPR RI dari daerah pemilihan Sulawesi Tengah Ahmad Ali mengapresiasi berdirinya Sekolah Sukma Bangsa di Kabupaten Sigi, Sulteng. Ia berharap hadirnya Sekolah Sukma Bangsa di Sigi dan pusat edukasi di daerah terdampak bencana dapat mengejar ketertinggalan edukasi, terutama bagi penduduk usia sekolah.
Ia pun mendorong pemerintah daerah untuk berfokus pada pemulihan daerah dan masyarakat terdampak bencana, yang hingga kini dinilainya belum tuntas. Sekolah Sukma Bangsa didirikan untuk memberikan akses pendidikan bagi anak-anak terdampak gempa, tsunami dan likuefaksi pada September 2018 lalu.
Baca juga: Fraksi NasDem NTT Dukung Dibangun SMA di Doreng
"Setelah gempa, hal yang tidak bisa tertinggal adalah pendidikan. Di tengah konsentrasi membangun infrastruktur lain, ada sekelompok masyarakat yang sudah bertahun-tahun tinggal di tenda. Ini adalah tanggung jawab negara," jelas Ali kepada Media Group News, Sabtu (3/4).
Pihaknya juga mengapresiasi Sekolah Sukma Bangsa, yang digagas oleh Ketua Umum Partai NasDem sekaligus Chairman Media Group Surya Paloh. Ali menyatakan, beberapa saat setelah bencana melanda Sulawesi Tengah pada 2018 silam, instruksi mendirikan sarana pendidikan itu telah dititipkan Surya Paloh.
"Saya ingat betul saat itu ketika berkumpul, kemudian beliau menugaskan saya untuk mencari lokasi di tiga daerah yaitu di Palu, Donggala, dan Sigi," kata Ali.
Berdirinya Sekolah Sukma Bangsa di lahan seluas empat hektare itu juga tak lepas dari peran Ketua DPRD Sulawesi Tengah, Nilam Sari Lawira, yang mewakafkan tanahnya untuk pembangunan sekolah. Nilam, yang berlatar belakang akademisi menyatakan, pihaknya sudah sejak lama bercita-cita mendirikan sekolah.
Ia pun mengapresiasi penyusunan kurikulum Sekolah Sukma Bangsa yang mengadaptasi Cambridge International School. Menurutnya, hal itu dapat meningkatkan daya saing anak-anak di Sulawesi Tengah.
"Ini adalah harapan baru bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Sigi yang masih tertinggal, selain Donggala dan Tojo Una-una. Mudah mudahan keberadaan Sekolah Sukma Bangsa melahirkan generasi muda yang cerdas secara intelektual dan spiritualnya," terang Nilam.
Sekolah Sukma Bangsa diresmikan oleh Chairman Media Group Surya Paloh secara virtual. Melalui program Dompet Kemanusiaan Media Group (DKMG), Sekolah Sukma Bangsa Sigi dapat dibangun dan akan memulai kegiatan belajar mengajar pada Juli 2021 mendatang. (A-1)
13 keluarga yang berada di Dukuh Tambaksari, Desa Bedono, Sayung, Demak saat ini harus hidup di atas rumah panggung karena rob sudah menjadi langganan.
BUDAYA sekolah aman dan nyaman merupakan sebuah kebijakan baru kementerian yang mengurusi pendidikan dasar dan menengah.
Ajang kompetisi olahraga dan seni antar SMA bertajuk SkyBattle 2026 yang digelar oleh SMA Labschool Kebayoran, Jakarta, resmi berakhir.
LEDAKAN teknologi digital telah menyusup ke setiap sudut kehidupan anak-anak Indonesia, membawa kemudahan sekaligus ancaman diam-diam: krisis gaya hidup pasif.
Prioritas utama dari kebijakan ini adalah untuk menjamin kesehatan serta keselamatan para peserta didik di tengah risiko bencana hidrometeorologi.
Dalam rangka penanganan bencana Sumatra, Abdul Mu’ti menekankan bahwa Kemendikdasmen memerlukan anggaran sebesar Rp5,03 triliun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved