Senin 29 Maret 2021, 21:02 WIB

Jelang Ramadan, Harga Sayuran di Kota Sukabumi Naik

Benny Bastiandy | Nusantara
Jelang Ramadan, Harga Sayuran di Kota Sukabumi Naik

MI/Benny Bastiady
Menjelang Ramadan sejumlah komoditas kebutuhan masyarakat naik.

 

SEJUMLAH komoditas bahan pokok masyarakat di Pasar Tipar Gede dan Pasar Pelita Kota Sukabumi, Jawa Barat, masih berfluktuatif. Namun, mayoritas komoditas tersebut harganya cenderung naik.

Berdasarkan data Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian setempat, komoditas yang harganya naik di mayoritas merupakan jenis sayur-sayuran. Cabai merah besar TW misalnya, sekarang harganya di kisaran Rp50 ribu dari sebelumnya Rp48 ribu per kilogram.

Pun cabai merah besar lokal naik dari Rp40 ribu menjadi Rp42 ribu per kg. Begitu juga cabai keriting hijau naik dari Rp24 ribu jadi Rp28 ribu per kg. Kondisi serupa terjadi pada komoditas cabai rawit hijau yang semula Rp42 ribu jadi Rp44 ribu per kilogram.

"Sedangman cabai rawit merah turun dari Rp120 ribu menjadi Rp110 ribu per kilogram," kata Kepala Seksi Pengawasan Barang Diskopergadin Kota Sukabumi, M Rifki, Senin (29/3).

Komoditas lain yang harganya naik yakni tomat dari Rp8 ribu menjadi Rp10 ribu per kilogram dan kemiri semula Rp40 ribu menjadi Rp43 ribu.

"Naiknya harga sejumlah komoditas kebutuhan masyarakat ini kemungkinan karena pasokan agak berkurang. Bisa jadi berkurangnya karena kondisi cuaca," ungkapnya.

Begitu juga pada komoditas pangan  ada beberapa di antaranya yang harganya naik. Salah satunya daging ayam yang semula harganya Rp35 ribu naik menjadi Rp36 ribu per kg.

Di balik naiknya harga, beberapa komoditas kebutuhan masyarakat pun ada yang terpantau turun. Di antaranya bawang merah Jawa yang turun dari Rp32 ribu menjadi Rp30 ribu per kilogram, kol/kubis semula Rp10 ribu menjadi Rp8 ribu per kg, dan wortel yang semula Rp10 ribu menjadi Rp9 ribu.

"Kami belum bisa memastikan harga dan stok mendekati Ramadan. Mudah-mudahan harganya masih terkendali dan stoknya selalu ada untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang diprediksi meningkat menjelang Ramadan hingga nanti Idulfitri," pungkas Rifki. (OL-13)

Baca Juga

ANTARA/Seno

Pasien Luka Bakar Erupsi Gunung Semeru Perlu Ditangani Dokter Khusus

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 07 Desember 2021, 05:15 WIB
"Luka bakar serius seperti luka bakar derajat tiga dengan area luka yang luas, membutuhkan rawat inap di rumah sakit dan kadang dokter...
AFP/Juni Kriswanto

Korban Tewas Erupsi Gunung Semeru Bertambah Jadi 22 Orang

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 07 Desember 2021, 04:45 WIB
"Rincian korban meninggal dunia teridentifikasi 14 orang di Kecamatan Pronojiwo, sedangkan delapan orang di Kecamatan...
Dok. Sahabat Ganjar

Sahabat Ganjar Salurkan Donasi untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 06 Desember 2021, 23:54 WIB
Sahabat Ganjar menyalurkan sejumlah bantuan yang berupa, makanan siap saji, air mineral, selimut, masker, karpet, vitamin, pembalut,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya