Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PENINGKATAN kemampuan dan pengetahuan SDM pertanian dilakukan Kementerian Pertanian (Kementan) di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Melalui kegiatan Sekolah Lapang IPDMIP, Kamis (18/3), petani diajak mempelajari cara membuat pupuk pestisida.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. "Materi ini sangat membantu petani untuk menambah pengetahuan dan kemampuan petani. Dengan pengetahuan yang didapat, petani diajak untuk mandiri dan memanfaatkan pupuk buatan sendiri," tuturnya.
Hal senada disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi.
"Memperkuat SDM pertanian sangat penting. Karena, SDM adalah pengungkit utama dalam peningkatan produktivitas pertanian," kata Dedi dalam keterangannya, Rabu (24/3).
Ditambahkannya, BPPSDMP juga selalu berupaya meningkatkan kemampuan kemampuan, skill, dan pengetahuan SDM pertanian.
Kegiatan Sekolah Lapang (SL) IPDMIP (Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program) di Kabupaten Manggarai Barat dilaksanakan di Daerah Irigasi (DI) Wae Sapi II, tepatnya pada Poktan Wae Mata di Desa Nampar Macing, Kecamatan Sano Ngoang.
Sebanyak 25 orang ambil bagian dalam kegiatan yang memasuki pertemuan ke-10 ini. Peserta terdiri dari 8 orang pria, 15 wanita, dan 2 pemuda tani.
Sebagai fasilitator kegiatan SL IPDMIP adalah Penyuluh, PP (Penyuluh Pertanian) swadaya, petugas POPT (Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan) dan staf lapangan, dengan Supervisor DPIU Distanbun Kabupaten Manggarai Barat.
Konsultan IPDMIP Manggarai Barat Rofinus Haman, mengatakan dalam pertemuan kali ini peserta diharuskan membawa Parang, Ember, Baskom, Penumbuk Kayu.
Rofinus menjelaskan, bahan yang digunakan untuk membuat pupuk pestisida adalah daun pepaya sebanyak 1 kg, daun afrika (1 kg), daun jeruk (1/2 kg), bawang putih (1/2 kg), bawang merah (1/2 kg), daun lidah buaya (5 btg), alkohol (2 sendok makan), sariwangi (1 kg), dan air cucian beras.
"Semua daun ditumbuk jadi satu, lalu masukan alkohol dan sariwangi. Setelah itu, diamkan selama 24 jam dan siap di pakai," kata Rofinus menjelaskan cara membuat pupuk pestisida. (RO/OL-09)
IA sampai pada ujung hidupnya. Tapi narasi kepergiannya tak berujung. Ia pergi dalam sunyi. Pamit dalam diam. Diam dan sunyi itu menjadi saksi terakhir ziarah hidupnya.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta lembaga terkait memberikan pendampingan psikososial untuk saudara dan keluarga anak korban bunuh diri di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Salah satu media daring yang berfokus pada pemberitaan agribisnis, yakni Panen News merayakan hari jadinya yang ke-6 dengan menggelar Panen Fest 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
PT Pupuk Indonesia (Persero) melibatkan ribuan inovator dari dalam dan luar negeri untuk mendorong transformasi pertanian nasional melalui penyelenggaraan FertInnovation Challenge 2025.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Fastrex hadir sebagai solusi atas sulitnya mobilisasi hasil panen di medan yang sering kali memiliki kontur tanah tidak rata.
PENYALURAN pupuk bersubsidi dan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) hingga perbaikan sistem irigasi, dianggap menjadi fondasi penting dalam transisi pertanian.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved