Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
HASIL survey yang digelar CSIS (Center for Strategic and International Studies) menunjukkan, sejak awal tahun ini, masih banyak warga yang belum yakin terhadap kemanjuran vaksin covid-19.
Pada Januari, kata anggota DPR RI Sukamta, warga Daerah Istimewa Yogyakarta yang sangat percaya terhadap kemanjuran vaksin, mencapai 68,0 persen. Sedangkan warga DKI Jakarta yang menyatakan sangat percaya sebanyak 55,8 persen.
"Responden DIY yang menyatakan tidak percaya terhadap kemanjuran vaksin sebanyak 29,5 persen dibanding warga DKI Jakarta yang menyatakan 42,5 persen," kata Sukamta, dalam diskusi Pemanfaatan IT dalam Sosialisasi Bahaya Covid-19 dan Vaksinasi, Sabtu (20/3).
Anggota Komisi I DPR RI itu mengungkapkan lebih jauh, adanya vaksin untuk covid-19 tersebut, warga DKI Jakarta yang bersedia divaksin mencapai 56,3 persen, sedangkan warga DIY yang bersedia divaksin mencapai 70,8 persen. Alasan belum bersedia divaksin ini, lanjut Sukamta, 43,4 persen warga DKI Jakarta menyatakan belum yakin terhadap kualitas vaksin. Pada titik yang sama, 30,9 persen responden warga DIY yang menyatakan belum yakin dengan kualitas vaksin.
Alasan lainnya yang menjadi dasar keengganan mereka divaksin adalah vaksin belum teruji, belum aman, ada efek samping ragu kehalalal vaksin dan sebagainya.
"Ternyata warga DIY yang enggan divaksin dengan alasa takut disuntik mencapai 13,6 persen, sedangan warga DKI Jakarta sebanyak 4,4 persen," ujarnya.
Menilik hasil survey tersebut, jelas Sukamta mereka yang tidak taat prokes dan tidak bersedia divaksin, salah satunya disebabkan pengetahuan yang kurang atau mendapat informasi yang tidak benar atau tidak valid. Ia menyarankan agar sosialisasi dengan memanfaatkan kemajuan IT dapat menjadi salah satu solusi terbaik. Apalagi pengguna internet di Indonesia saat ini mencapai 202,6 juta orang atau 73,7 persen dari total populasi 274,9 juta warga Indonesia.
baca juga: Kabupaten Tabalong Terbaik Penanganan Covid -19 di Kalsel
Mantan anggota Komisi I DPR RY KRMT Roy Suryo Noto Diprojo pada kesempatan itu mengemukakan, sosialisasi dengan memanfaatkan teknologi informasi harus dilakukan dengan cepat, sehingga kebutuhan masyarakat terhadap informasi itu bisa cepat terlayani.
"Jika tidak, katanya, masyarakat akan mendapat informasi dari sumber lain yang belum tentu kevalidannya. Sosialisasi bisa disesuaikan dengan usia target masyarakat," saran Roy Suryo. (OL-3)
Hingga saat ini baru sekitar 40% wajib pajak di DIY yang telah mengaktivasi akun Coretax.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan Pancasila harus menjadi roh kehidupan bangsa dan panduan dalam bertindak, berpikir, serta bersikap.
Kemendagri menyebut DIY berhasil menjaga keseimbangan sosial melalui pendekatan kultural.
Fase awal gerhana penumbra akan dimulai pukul 22:26 WIB, puncak gerhana terjadi pada Senin (8/9) dini hari pukul 01:11 WIB, dan berakhir sekitar pukul 03:56 WIB.
Di sisi lain, pemerintah juga tidak boleh membatasi masyarakat dalam menggunakan media sosial karena itu dijamin oleh konstitusi.
Ketiga kepada daerah itu adalah Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, dan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
PEMERINTAH Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, masih menunggu instruksi Pemerintah Pusat untuk melakukan penanganan Covid-19.
KETUA Satgas covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia Erlina Burhan, menyarankan masyarakat untuk tetap melaksanakan vaksinasi ke-4 atau booster ke-2.
Achmad menyebut bahwa pemberian uang jasa pelayanan medis Covid-19 tidak berpedoman pada aturan yang berlaku
Presiden Joko Widodo akan membubarkan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 setelah pemerintah resmi mencabut status kedaruratan pandemi di Indonesia.
Kasus covid-19 di Indonesia bertambah 565 pada Minggu, 9 April 2023. Total kasus konfirmasi positif di Indonesia mencapai 6.751.168 orang.
Coba ingat-ingat lagi wajah orang terdekat kita yang telah tiada. Begitu pula deretan angka yang hingga kini masih terpampang di laman situs covid19.go.id. Mereka bukan statistik belaka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved