Kamis 18 Maret 2021, 09:06 WIB

Masyarakat Lereng Merapi Diminta Waspada Bahaya Lahar

Agus Utantoro | Nusantara
Masyarakat Lereng Merapi Diminta Waspada Bahaya Lahar

ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko
Guguran lava pijar Gunung Merapi terlihat dari Tempel, Sleman, D.I Yogyakarta, Jumat (5/3/2021).

 

MASYARAKAT di lereng Gunung Merapi diminta untuk tidak melakukan aktivitas di daerah potensi bahaya Merapi. Warga juga diminta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar gunung.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) juga merekomendasikan penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III untuk dihentikan.

Rekomendasi itu kembali ditegaskan setelah Rabu (17/3) sore mulai pukul 16.49 WIB terjadi hujan dengan intensitas 30 milimeter per hari, hingga teramati lahar di alur Sungai Boyong dengan intensitas di bawah sedang pada pukul 17.30 WIB.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Merapi, Heru Suparwaka, Kamis (18/3) mengemukakan pada pengamatan hari Rabu pukul 18.00-24.00 WIB masih terjadi hujan namun intensitasnya makin mengecil.  

"Volume curah hujan 1 milimeter per hari," kata Heru.

Ia menambahkan volume hujan sempat kembali meningkat pada periode pengamatan pukul 00.00-06.00 WIB, Kamis (18/3) mencapai 23 milimeter per hari. Heru mengemukakan pula, selama 12 jam dari pukul 18.00 hari Rabu hingga pukul 06.00 hari Kamis, teramati terjadinya 45 guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.200 meter ke arah barat daya.

baca juga: Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 700 Meter

Kegempaan yang terjadi, guguran 130 kali dengan amplitudo berkisar 3 milimeter hingga 27 milimeter dan durasi antara 10-142 detik, 3 kali kegempaan hembusan dengan amplitudo 2-3 milimeter dan durasi 12-19 detik.

"Hybrid Fase Banyak terjadi sebanyak 4 kali dengan amplitudo 1-3 milimeter dan durasi 5-12 detik, tektonik jauh 1 kali dengan amplitudo 3 milimeter dan durasi 60 detik serta 1 kali kegempaan awanpanas guguran sebanyak 1 kali dengan amplitudo  31 milimeter dan durasi 63 detik," ujarnya. (OL-3)


 

Baca Juga

MI/Januari Hutabarat

BNPB Sebut 962 Rumah Rusak Akibat Gempa Tapanuli Utara

👤Januari Hutabarat 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 22:51 WIB
BNPB juga mengirimkan personel guna dukungan kaji cepat dan akan memberikan bantuan Dana Siap Pakai (DSP) yang akan diserahkan untuk...
MI/SUPARDJI RASBAN

Kemendikbud Ristek Tetapkan Batik Salem Brebes Warisan Budaya Tak Benda 2022

👤Supardji Rasban 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 22:30 WIB
Batik Salem melengkapi dua prestasi Brebes sebelumnya yang sudah ditetapkan sebagai WBTB, yaitu telor asin dan Ritual...
DOK.MI

Tiga Mahasiswa Kediri Tewas Tenggelam di Pantai Lombok Utara

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 22:20 WIB
Kelima korban merupakan bagian dari rombongan mahasiswa baru STAI Al-Amin Kediri yang sedang melakukan kegiatan di Pantai Klui Kabupaten...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya