Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras yang mengguyur wilayah Riau sejak Sabtu (6/3) hingga Minggu (7/3) pagi, berhasil membantu upaya pemadaman lebih dari 100 hektare kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil (GSK), Kabupaten Bengkalis, Riau.
Karhutla yang melanda kawasan hutan rawa gambut SM GSK merupakan zona inti cagar biosfer sudah berlangsung sekitar dua pekan. Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau mengerahkan tim gabungan dan helikopter bom air dalam usaha untuk mempercepat pemadaman.
"Kondisi hujan kemarin. Informasi saat ini, api telah padam dan lokasi tergenang di beberapa bagian," kata Kepala Humas BBKSDA Riau Dian Indriarti kepada mediaindonesia.com di Pekanbaru, Minggu (7/3).
Sebelumnya, pemadaman kebakaran hutan yang turut menghanguskan vegetasi kantong semar dan semak belukar di SM GSK masih terus dilakukan. Bantuan tenaga dan peralatan terus berdatangan untuk upaya mempercepat pemadaman. Tim melakukan foto Drone terlebih dahulu sebelum pelaksanaan kegiatan untuk efektivitas penempatan personil pada lokasi kebakaran.
"Tim gabungan Balai Besar KSDA Riau, TNI, Polisi, Manggala Agni, MPA dan RPK PT. Arara Abadi terbagi dalam 4 Tim serta 1 tim koordinasi. Tim 1 terdiri dari RPK PT. Arara Abadi, TNI, Polisi, dan MPA melakukan pemadaman di sepanjang jalan Bagan Benio serta melakukan pemadaman ke arah selatan. Dengan peralatan 3 mesin dengan 20 selang 2,5 inchi dan 60 selang 1,5 inchi," jelas Dian.
Ia mengungkapkan, Tim ke 2 dari Balai Besar KSDA Riau melakukan pemadaman di lokasi bagian timur dengan peralatan mesin pompa air Ministraiker 1 unit, dan 6 selang ukuran 1,5 inchi. Adapun Tim ke 3 dari Balai Besar KSDA Riau melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi sepanjang kanal untuk mencegah api menyeberang kanal dengan menggunakan peralatan mesin pompa air ministraiker 1 unit dan 5 selang ukuran 1,5 inchi.
Selanjutnya, kata Dian, Tim 4 terdiri dari Balai Besar KSDA Riau dan RPK PT. Arara Abadi melakukan pemadaman pada lokasi yang berbatasan dengan lokasi tegakan dengan menggunakan peralatan mesin pompa air 1 unit dan 41 selang.
"Sedangkan Tim kordinasi bertugas ke Desa Tasik Serai untuk melakukan sosialisasi, mengajak masyarakat berperan aktif dalam pencegahan dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan. Serta menekankan agar ke depannya lebih waspada supaya tidak terjadi kebakaran hutan kembali," ujar Dian.
Ia menambahkan, pada Kamis (4/3) juga telah dilakukan water boombing sebanyak 3 kali. Ketika itu angin kencang dan cuaca cukup panas menjadi kendala utama yang menyulitkan pemadaman. Sedangkan pada Jumat (5/3), Tim melanjutkan pemadaman dengan tetap melakukan pemantauan drone terlebih dahulu.
baca juga: Karhutla Riau Hanguskan 10 Ha Hutan SM Giam Siak Kecil
Selanjutnya Tim Manggala Agni DAOP Dumai dan Balai Besar KSDA Riau akan fokus pemadaman yang menggarah ke selatan lokasi 3, sedang Tim RPK PT Arara Abadi, TNI, Polisi dan MPA akan melakukan pemadaman pada posisi awal yaitu lokasi 1 dan 2.(OL-3)
Tim gabungan Polda Kalbar, BPBD Kubu Raya, dan pemadam swasta memadamkan karhutla seluas empat hektare yang berlangsung lima hari di radius 1–2 kilometer dari Bandara Supadio.
Pemerintah kini mengedepankan perubahan paradigma pengendalian karhutla dengan fokus utama pada pencegahan sebagai langkah antisipatif.
Studi terbaru Cedars-Sinai mengungkap lonjakan drastis serangan jantung dan gangguan paru pasca-kebakaran hutan LA Januari 2025.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Riau akan mengakhiri masa status siaga darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada 30 November 2025.
Efikasi masyarakat dan norma kelompok terbukti lebih berpengaruh terhadap partisipasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dibandingkan pendekatan berbasis rasa takut.
BMKG melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 2025 untuk mengantisipasi cuaca ekstrem dan mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai daerah.
POLISI mengamankan sembilan orang terkait jual beli dan perusakan fasilitas satgas di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Rabu (21/1).
Kebijakan tersebut dirancang agar pertambangan rakyat benar-benar menjadi instrumen peningkatan kesejahteraan masyarakat dan tidak dikuasai pemodal besar.
BBKSDA Riau menurunkan tim ke lapangan menyusul laporan kemunculan harimau sumatra di area tambang minyak bumi PT Bumi Siak Pusako (BSP), Siak, Riau.
Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Koridor PT RAPP Kilometer 10, Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Sebanyak 6.000 penari berkumpul dalam keselarasan gerak yang memukau untuk membawakan Tari Zapin Masal di Pekanbaru, Riau.
SEORANG warga bernama Zulfikar mengaku bertemu harimau Sumatra di Dusun 04, Desa Teluk Masjid, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved