Jumat 05 Maret 2021, 10:11 WIB

Di Bali, Warga Bandel Dikalungi Tulisan Pelanggar Prokes

Arnoldus Dhae | Nusantara
Di Bali, Warga Bandel Dikalungi Tulisan Pelanggar Prokes

MI/Arnoldus Dhae
Para pelanggar protokol kesehatan di Bali mendapat sanksi sosial dengan dikalungi bertuliskan Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19.

 

PETUGAS di Bali terus melakukan razia bagi para pelanggar protokol kesehatan baik di jalanan maupun di berbagai titik potensi kerumunan masyarakat. Dan ternyata masih ada saja warga yang melanggar. Tim Pemburu Pelanggar Prokes Covid-19 (TP3 Covid-19) terdiri dari anggota Polri, TNI dan Satpol PP Provinsi Bali selain memberi sanksi administrasi juga sanksi sosial  kepada para pengendara dan masyarakat yang melanggar protokol kesehatan (prokes) yang daerahnya masuk kriteria zona merah Covid-19.

Sekitar pukul 07.00 Wita, kegiatan operasi yustisi digelar di Jalan Kerta Negara dan Pasar Poh Gading Ubung Kaja, Denpasar, Jumat (5/3). Kemudian pindah lokasi menuju Jalan Antasura Peguyangan, Denpasar Utara, tepatnya di depan Warung Mina.

Lokasi ketiga yaitu di Jalan Prof Moh. Yamin, Renon, Denpasar. Warga yang tidak membawa masker diminta membayar denda sebesar Rp100 ribu dan dikalungi kertas bertuliskan Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19. Sedangkan untuk WNA yang melanggar prokes dikenakan denda sebesar Rp1 juta dan sanksi sosial yang sama.

Dari operasi di tiga lokasi tersebut, petugas menjaring 20 pelanggar, yaitu 8 orang diberi teguran lisan, 2 orang teguran tertulis, 8 orang bayar denda Rp100 ribu dan 2 orang lagi dipanggil ke kantor Satpol PP. Di antara pelanggar itu, di samping tidak menggunakan masker dengan benar, juga ditemukan pelanggar yang tidak membawa masker. Lucunya ada masyarakat yang menggunakan baju yang dipakainya untuk dijadikan masker begitu melihat ada operasi yustisi.

Karo Ops Polda Bali, Kombes Pol. Firman Nainggolan selaku Karendal Ops Aman Nusa Agung II-2021 mengatakan, pemberian sanksi denda administrasi Rp100 ribu dan sanksi sosial dilakukan karena penambahan kasus positif Covid-19 di wilayah Kota Denpasar terus mengalami peningkatan.  

"Lokasi operasi yustisi adalah daerah yang statusnya zona merah Covid-19. Untuk itu upaya kita mendisiplinkan warga agar patuh terhadap prokes akan terus dilakukan. Penyebaran Covid-19 ini sangat cepat dan sulit diprediksi. Virus ini tidak memandang orang itu kaya, miskin atau pejabat. Jika tidak patuh terhadap prokes sangat berpotensi terpapar Covid-19," kata Nainggolan.

baca juga: Kota Kupang Antisipasi Munculnya Varian Covid-19

Karo Ops mengaku prihatin dengan adanya penambahan jumlah kasus Covid-19 di wilayah Kota Denpasar. Ia menekankan kepada seluruh personel Polda Bali yang terlibat dalam Ops Aman Nusa Agung-2021 agar lebih gencar melaksanakan sosialisasi, memberikan imbauan protokol kesehatan dan tak segan-segan menindak pelanggar prokes.

"Alasan pelanggar, semuanya mengaku lupa. Padahal kita sudah sering ingatkan. Kegiatan yustisi akan terus dilaksanakan dengan sanksi denda administrasi dan sanksi sosial untuk memberikan efek jera kepada pelanggar, agar patuh terhadap protokol kesehatan, terutama menggunakan masker," tegasnya. (OL-3)

Baca Juga

DOK MI

Calon Kades Di Garut Wajib Jalani Tes Narkotika

👤Kristiadi 🕔Kamis 15 April 2021, 01:34 WIB
BADAN Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Garut, Jawa Barat melakukan tes urine kepada para bakal calon kepala desa. Ditargetkan tes...
Dok Media Indonesia

Permintaan Ikan Air Tawar dari Danau Maninjau Meningkat 5 Ton

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 14 April 2021, 23:48 WIB
Ikan jenis nila dan mas itu dipasarkan ke pasar tradisional di Sumbar, Jambi, Riau dan...
Antara

TWC Gelar Vaksinasi bagi Pelaku Wisata di Candi Borobudur

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 14 April 2021, 23:45 WIB
"Harapannya nanti siap untuk menyambut datangnya wisatawan serta ikut menciptakan ekosistem wisata yang aman dan nyaman untuk...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Tajamnya Lancang Kuning di Lapangan

 Polda Riau meluncurkan aplikasi Lancang Kuning untuk menangani kebakaran hutan dan lahan. Berhasil di lapangan, dipuji banyak kalangan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya