Rabu 03 Maret 2021, 17:15 WIB

Jawa Barat Luncurkan West Java Calender Of Event 2021

Bayu Anggoro | Nusantara
Jawa Barat Luncurkan West Java Calender Of Event 2021

MI/BAYU ANGGORO
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meluncurkan West Java Calender of Event 2021 di Bandung, Rabu (3/3)

 

TETAP semangat dan optimis pada masa pandemi terus dibangun Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Salah satunya dengan upaya menumbuhkan sektor pariwisata.

Hari ini, Rabu (3/3), Jawa Barat meluncurkan wWest Java Calendar of Event (WJCoE) 2021 di Bandung. Ada ratusan festival dan gelaran lainnya yang akan diselenggarakan di provinsi dengan jumlah penduduk paling banyak di Indonesia itu.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) mengajak masyarakat berkontribusi dalam pemulihan ekonomi. Salah satunya melalui kehadiran di berbagai gelaran seperti upacara adat dan budaya, festival ekonomi kreatif, hingga acara berkategorikan olahraga.

Emil berharap melalui WJCoE ini akan semakin banyak lokasi di Jawa Barat yang aktivitas ekonominya kembali menggeliat khususnya melalui sektor pariwisata. Hal ini bukan tidak mungkin terjadi, terlebih provinsi yang dipimpinnya itu memiliki keindahan alam yang luar biasa.

"Keindahan Jawa Barat melahirkan ribuan seniman, budayawan, pekerja
seni. Kita harus produktif dan adaptif walau masih covid," katanya.

Menurut Emil, kepuasan wisatawan harus menjadi acuan utama dalam
mengembangkan potensi pariwisata. "Ini bisnis kebahagiaan. Orang mau
bayar sesuatu demi kebahagiaan. Saya bahagia jalan-jalan, lahirlah
wisata jalan-jalan. Bahagianya umrah, ada wisata umrah," ujarnya.

Oleh karena, Emil berpesan agar setiap gelaran yang diselenggarakan
harus memenuhi kriteria 3C yakni creative value, commercial value, dan
CEO commitment. Setiap event yang dibuat harus kreatif sehingga menyajikan sesuatu yang menarik dan indah.

Selain itu, gelaran pun harus memiliki nilai komersial sehingga bisa
berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar. "Undang
sponsor. Libatkan semua industri kreatif di sekitar supaya berdampak
ekonomi," katanya.

Kegiatan yang diselenggarakan, lanjut Emil, harus didukung oleh pemerintah daerah. "Pemerintah daerah harus ikut mendukung. Kalau ada
yang kurang dibenahi, dibantu, di-support. Kalau begitu, akan mengembangkan pariwisata di daerah masing-masing," katanya.

Lebih lanjut, Emil mengingatkan pihak terkait agar setiap gelaran tidak
menyalahi aturan terutama menyangkut agama. Jangan tergoda bisnis
pariwisata yang melanggar syariat, supaya negeri ini tetap ada dalam
keberkahan.


Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Dedi Taufik
menambahkan WJCoE merupakan salah satu strategi pemasaran yang dilakukan rutin setiap tahun untuk meningkatkan akseptasi pasar Nusantara maupun mancanegara. Program ini berisikan event-event yang diusulkan 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat.

Menurutnya, terdapat 342 agenda di berbagai daerah. Dari jumlah tersebut, dikurasi menjadi 10 smiling event dan 50 lainnya yang terdiri dari 8 even ekspedisi, 7 karnaval, 5 kuliner, 18 pagelaran, 6 rekreasi, dan 6 upacara adat.

"Even-even tersebut digelar secara hybrid dan menerapkan protokol
kesehatan yang menyesuaikan dengan aturan yang berlaku," katanya.

Dia berharap, rangkaian acara pada 2021 ini bisa mendatangkan 30 juta
wisatawan lokal dan 30 ribu turis mancanegara.

Pada kesempatan yang sama, diluncurkan juga theme song branding 'Smiling West Java' yang dibuat dan diaransemen Dwiki Darmawan. "Ini akan menjadi theme song pertama yang mencitrakan pariwisata, seni, dan budaya Provinsi Jawa Barat," katanya.

Untuk diketahui, beberapa event yang akan digelar di antaranya Jelajah
Kopi di Kabupaten Bandung pada Maret, Lebaran Betawi di Kota
Bekasi (April), Majalengka Usik di Kabupaten Majalengka (Juli), Bandung
Air Show di Kota Bandung (Agustus), Festival Angklung Internasional +
tour de Linggarjati di Kabupaten Kuningan (September), Jagakali Art
Festival Indonesia di Kota Cirebon (September), dan Festival Nampaling
di Kabupaten Pangandaran (September). (N-3)

Baca Juga

MI/Rendy Ferdiansyah

Penerimaan Pajak di Babel Turun 43 Persen

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Kamis 15 April 2021, 09:03 WIB
Pada triwulan 1 tahun 2021 pajak yang berhasil dikumpulkan KPP Pratama Pangkalpinang, Bangka dan Tanjung Pandan Belitung hanya Rp311,36...
MI/Djoko Sardjono

Kampung Ramadan di Klaten Ditiadakan

👤Djoko 🕔Kamis 15 April 2021, 08:54 WIB
Pemerintah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah melarang penyelenggaraan Kampung Ramadan 1442 H. Kebijakan ini diambil dalam upaya pengendalian...
ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah

Kota Tasikmalaya Wacanakan Buka Sekolah Juli Mendatang

👤Kristiadi 🕔Kamis 15 April 2021, 08:34 WIB
Pemerintah Kota Tasikmalaya mewacanakan pembukaan sekolah tatap muka pada tahun ajaran baru, Juli...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Tajamnya Lancang Kuning di Lapangan

 Polda Riau meluncurkan aplikasi Lancang Kuning untuk menangani kebakaran hutan dan lahan. Berhasil di lapangan, dipuji banyak kalangan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya