Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Tasikmalaya melalui Dinas Kesehatan melaksanakan penyuntikan vaksin covid-19 tahap kedua, termin pertama yang dilakukan secara serentak, Senin (1/3), untuk pelayan publik.
Pelaksanaan tersebut mulai dilakukan di Poliklinik Bhayangkara, Asrama Polisi Bojong, Kecamatan Cipedes, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soekardjo, RS Permata Bunda, RS Jasa Kartini, RS TMC dan Puskesmas.
Pada pelaksanaan vaksinasi di Poliklinik Bhayangkara Asrama Polisi Bojong terdapat kejadian lucu, seorang Kanit Sabhara Polsek Cibeureum Ipda Sandi Suwardani enggan disuntik dan meronta-ronta. Kejadian tersebut langsung bisa ditangani usai beberapa anggota polsek berusaha menenangkan Sandi dan petugas kesehatan langsung memberi suntikan. Namun, setelah mendapat suntikan vaksin, Sandi justru menangis histeris.
Kapolresta Tasikmalaya AKB Doni Hermawan mengatakan vaksinasi covid-19 yang secara serentak dilaksanakan untuk anggota polisi berjumlah 889 orang. Kemudian diajukan 661 orang untuk wilayah hukum Polresta namun yang disetujui hanya 430 orang. Sisanya, 239 anggota lainnya akan divaksinasi di puskesmas.
"Vaksinasi covid-19 di Poliklinik Bhayangkara ini untuk 60 orang dan dipastikan selesai dalam tiga hari. Dengan adanya vaksin ini, diharapkan mereka tidak mudah terserang dari berbagai penyakit dan bisa tetap membantu program pemerintah mneekan laju penyebaran covid-19. Kami menemukan ada anggota yang menangi usai menerima suntikan vaksin," kata Doni, Senin (1/3).
Baca juga: Idealnya Dengan Vaksinasi Tidak Perlu Lagi Swab atau PCR Test
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Asep Hendra Hendriana mengatakan vaksinasi covid-19 saat ini diperuntukan bagi pelayan publik mulai dari anggota dewan, ASN, TNI, Polri, pendidik, atlet, tokoh agama, pejabat pemerintah, pariwisata, transportasi, pedagang pasar dan pelayanan publik.
"Secara keseluruhan jumlah pelayan publik mencapai 30 ribu orang dan jatah vaksin yang didistribusi memang belum maksimal hanya mencapai 8% dari kebutuhan vaksin. Data yang telah masuk ke Dinas Kesehatan mencapai 20 ribu orang dan mereka akan menerima vaksin covid-19," ujarnya.(OL-5)
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Petugas kepolisian saat ini tetap disiagakan di lapangan untuk memantau pergerakan masyarakat, terutama di area aglomerasi dan kampung halaman.
Ledakan petasan di Pekalongan menewaskan remaja 14 tahun. Dua korban lain masih dirawat intensif, polisi lakukan penyelidikan.
Ketua YLBHI Muhamad Isnur menyoroti adanya perbedaan data terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus yang diungkap oleh kepolisian dan TNI.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved