Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI menangkap lima orang terkait kasus pencurian kabel di pinggir Jalan Jampea Raya (samping pintu Tol Koja), Jakarta Utara. Kelima orang tersebut berinisial MFA, 29, IS, 27, MY, 34, A, 36, dan JA, 21, yang merupakan warga Jakarta Utara.
"Pelaku membongkar konblok lalu mengambil kabel tembaga instalasi lampu yang ditanam di tanah," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Erick Frendriz dalam keterangannya, Minggu (27/7).
Erick menjelaskan, kasus ini berawal dari adanya laporan dari Dinas Bina Marga Walikota Jakarta Utara serta video viral dari masyarakat yang beredar di media sosial.
Warga mengeluh soal lampu penerangan jalan umum (PJU) yang mati sehingga membuat jalanan gelap kurang lebih 3 kilometer.
"Masyarakat yang lewat di sepanjang Jalan Jampea, yang mengeluhkan sepanjang kurang lebih 3 km, jalanan pada malam hari gelap gulita karena seluruh lampu penerangan jalan padam yang diduga terjadi karena pemotongan dan pencurian kabel lampu JPU oleh pelaku, dengan cara membongkar konblock serta memotong kabel," ujarnya.
Setelah ditelusuri, ternyata benar ada sejumlah orang yang mencuri kabel tersebut untuk diambil tembaganya.
"Menindak lanjuti laporan polisi dan berita viral, Tim Opsnal Jatanras bergerak cepat ke TKP untuk melakukan penyelidikan, kurang dari 8 jam para pelaku dapat diamankan tidak jauh dari TKP," tuturnya.
Saat itu, para pelaku ditangkap saat tengah menguliti kabel. Mereka ditangkap tanpa melakukan perlawanan. (Fik/I-1)
Aksi pencurian ini terpantau masif di beberapa titik, mulai dari Taman Kalimalang hingga area sekitar Stasiun Lemahabang.
Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta melakukan perbaikan pasca pencurian kabel di kolam olakan Underpass Angkasa, Jakarta Pusat yang terjadi pada 12-13 November 2024.
Keduanya diduga terseret arus ke bagian tengah waduk yang lebih dalam.
Polisi mengungkap kasus pembunuhan berencana satu keluarga yang tewas akibat racun di kawasan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara
BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat.
Kepolisian terus bergerak menelusuri setiap petunjuk terkait keberadaan tersangka AJ.
Korban yang sedang berdiri di dalam bus awalnya mengira cairan yang mengenai pakaian bagian belakangnya berasal dari pendingin udara (AC).
Berdasarkan pemantauan terbaru, jumlah pengungsi mulai menunjukkan tren penurunan seiring dengan surutnya genangan di beberapa wilayah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved