Senin 01 Maret 2021, 00:43 WIB

Antrean Sampel Swab Masih Menumpuk di Kupang

Palce Amalo | Nusantara
Antrean Sampel Swab Masih Menumpuk di Kupang

DOK MI
Ilustrasi

 

PEMERINTAH Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah memiliki tiga laboratorium polymerase chain reaction (PCR) yakni PCR Rumah Sakit WZ Johannes Kupang, Pool PCR Biokesmas, dan Lab PCR Bergerak RSJ Naimata. Namun antrean sampel swab yang harus diperiksa masih menumpuk.

Sesuai laporan Dinas Kesehatan NTT, Minggu (28/2) tercatat 1.928 sampel swab masih mengantre untuk diperiksa. Swab yang belum diperiksa tersebut terbanyak dari Ngada 539 sampel. Sumba Barat 249 sampel, Timor Tengah Selatan 233 sampel, Kupang 347 sampel, dan Alor 164 sampel.

"Hari ini tidak ada pemeriksaan swab," kata Sekretaris Dinas Kesehatan NTT David Mandala lewat keterangan tertulis.

Di sisi lain, data yang ada menunjukkan pasien sembuh dari covid-19 di NTT pada Minggu (28/2) berjumlah 18 orang masing-masing dari Kota Kupang 11 orang dan tujuh orang dari Alor. Total pasien sembuh dari covid-19 di NTT mencapai 6.458 orang atau 68%.

Sedangkan pasien meninggal akibat covid-19 sebanyak lima orang dari Kabupaten Kupang tiga orang, Alor dan Timor Tengah Utara masing-masing satu orang. "Total pasien meninggal sampai saat ini 262 orang, cfr 2,71 persen," ujarnya. (OL-15)

Baca Juga

MI/Apul Iskandar

Tenaga Kerja Harus Mendapat Perlindungan Jaminan Sosial

👤Apul Iskandar 🕔Selasa 13 April 2021, 08:53 WIB
Tenaga kerja di Kota Tebing Tinggi, Sumatra Utara harus mendapat jaminan perlindungan sosial...
MI/SUPARDJI RASBAN

Di Tengah Pandemi, Usaha SPBU Dinilai Masih Menguntungkan

👤Supardji Rasban 🕔Selasa 13 April 2021, 08:32 WIB
Di Kabupaten Brebes, masih banyak tempat yang masih memerlukan SPBU karena wilayahnya yang luas yakni nomor dua di Jawa Tengah, setelah...
MI/Heri Susetyo

Ribuan KTP Pelanggar Prokes Menumpuk di Kejari Sidoarjo

👤Heri Susetyo 🕔Selasa 13 April 2021, 07:57 WIB
Sebanyak 4.900 KTP warga yang terjaring razia protokol kesehatan (prokes) menumpuk di kantor Kejaksaan Negeri Sidoarjo karena tidak...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya