Kamis 25 Februari 2021, 08:27 WIB

Kejari Pematangsiantar Hentikan Kasus Memandikan Jenazah Wanita

Apul Iskandar | Nusantara
Kejari Pematangsiantar Hentikan Kasus Memandikan Jenazah Wanita

MI/Apul Iskandar
Kepala Kejaksaan Pematangsiantar Agustinus Wijono Dososeputro (tengah)

 

KEJAKSAAN Negeri Pematangsiantar, Sumatra Utara menghentikan kasus pemandian jenazah perempuan positif covid-19 oleh empat terdakwa yang merupakan tenaga kesehatan RSUD Djasemen Saragih Pematang Siantar. 

Kepala Kejaksaan Pematangsiantar Agustinus Wijono Dososeputro mengatakan tidak ditemukan adanya unsur penodaan agama terhadap empat terdakwa yaitu DAAY, ESPS, RS dan REP  sehingga Kejaksaan Negeri Pematangsiantar menerbitkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKP2)

"Unsur penodaan agama yang dilakukan oleh keempat terdakwa tenaga kesehatan tersebut tidak terbukti melanggar Pasal 156A Jo Pasal 55 UU Tentang Penistaan Agama. Kemudian unsur engaja menghina agama, yang dilakukan para terdakwa kepada jenazah wanita tidak terbukti," kata Agustinus Wijono Dososeputro, Rabu (24/2).

"Bahwa perbuatan itu murni dilakukan untuk melaksanakan tugas, berdasarkan surat keputusan Kepala Dinas Kota Pematang Siantar Nomor 800/9152/IX/2020 Tanggal 1 September 2020," terangnya.

Bahwa pemandian jenazah yang dilakukan keempat tenaga kesehatan itu tidak dilakukan di muka umum. Dalam hal penghinaan di muka umum juga tidak terbukti, niatan permusuhan tidak terbukti. Dan perbuatan keempat tenaga kesehatan saat itu hanyalah untuk melakukan pemulasaran di masa pandemi Covid-19.

baca juga: Kasus Covid-19 di Klaten Bertambah Lagi

Sebelumnya keempat tenaga kesehatan RSUD Djasamem Saragih dilaporkan Fauzi Munthe, suami dari Zakiah, pasien suspek covid-19 yang meninggal dunia di RSUD dr. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar. Zakiah dinyatakan positif covid-19 dan meninggal di RSUD dr Djasamen Saragih, Kota Pematang Siantar, Sumatra Utara, 20 September 2020. Jenazah kemudian dimandikan dengan protokol covid-19 oleh petugas pemusalaran jenazah. (OL-3)


 

Baca Juga

MI/SUPARDJI RASBAN

Di Tengah Pandemi, Usaha SPBU Dinilai Masih Menguntungkan

👤Supardji Rasban 🕔Selasa 13 April 2021, 08:32 WIB
Di Kabupaten Brebes, masih banyak tempat yang masih memerlukan SPBU karena wilayahnya yang luas yakni nomor dua di Jawa Tengah, setelah...
MI/Heri Susetyo

Ribuan KTP Pelanggar Prokes Menumpuk di Kejari Sidoarjo

👤Heri Susetyo 🕔Selasa 13 April 2021, 07:57 WIB
Sebanyak 4.900 KTP warga yang terjaring razia protokol kesehatan (prokes) menumpuk di kantor Kejaksaan Negeri Sidoarjo karena tidak...
MI/Dok penjabat bupati Sabu Raijua

Terseret Badai Hingga Samudera Hindia, Dua Nelayan Selamat

👤Palce Amalo 🕔Selasa 13 April 2021, 07:45 WIB
Dua nelayan Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT) terseret badai hingga Samudera Hindia, selamat atas bantuan sebuah pesawat...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya