Kamis 25 Februari 2021, 07:49 WIB

Kasus Covid-19 di Klaten Bertambah Lagi

Djoko Sardjono | Nusantara
Kasus Covid-19 di Klaten Bertambah Lagi

Medcom.id
ilustrasi covid-19

 

KASUS terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Rabu (24/2) dilaporkan bertambah 32 orang. Dengan demikian, akumulasi kasus terkonfirmasi positif hingga saat ini mencapai 5.648 orang. Dari jumlah total 5.648 kasus positif, disebutkan sebanyak 4.998 orang di antaranya sembuh. Kemudian, 283 pasien tengah menjalani perawatan di rumah sakit atau isolasi mandiri, dan 367 orang meninggal dunia.

Informasi yang dihimpun mediaindonesia.com, bahwa saat ini terdapat 369 orang kontak erat kasus positif covid-19, sebanyak 32 orang kontak erat baru. Sedangkan suspek aktif 82 orang, 12 di antaranya suspek baru.

baca juga: Jatah Vaksin Covid untuk Lansia dan Pelayan Publik Sumut Tiba

Untuk pengendalian covid-19, Kepala Dinas Kesehatan Klaten Cahyono Widodo mengingatkan masyarakat agar disiplin memakai masker, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, menghindari kerumunan, dan mencuci tangan  pakai sabun. (OL-3)

Baca Juga

MI/BAYU ANGGORO

Genjot Vaksinasi, Pemprov Jawa Barat Gandeng Organisasi Kepemudaan

👤Bayu Anggoro 🕔Selasa 13 April 2021, 14:50 WIB
Pemprov Jawa Barat menargetkan 36 juta warga Jawa Barat harus divaksin. Untuk mencapainya, perlu berkolaborasi dengan berbagai pihak agar...
MI/WIDJAJADI

Enam Penyandang Disabilitas Ikut Bersaing di UNS

👤Widjajadi 🕔Selasa 13 April 2021, 14:40 WIB
Peserta berkebutuhan khusus atau disabilitas yang mengikuti UBTK difasilitasi dengan perangkat lunak khusus, dan pelaksanaannya dibantu...
MI/Depi Gunawan

Hengky Kurniawan Jadi Plt Bupati Bandung Barat

👤Depi Gunawan 🕔Selasa 13 April 2021, 13:09 WIB
GubernurJawa Barat, Ridwan Kamil mengangkat Wakil Bupati Hengky Kurniawan menjadi pelaksana tugas (Plt) Bupati Bandung...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya