Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM enam tahun terakhir, tiga bendungan baru di Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah beroperasi.
Raknamo di Kupang menjadi yang pertama selesai, yakni di 2018. Disusul Rotiklot di Belu setahun berselang. Sekarang, giliran Napun Gete di Sikka yang siap digunakan secara penuh.
Baca juga: Kabupaten Cianjur Terapkan PSBM Selama Dua Pekan
Tidak hanya itu, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat masih dalam proses membangun empat bendungan lain di provinsi tersebut.
Dengan tersedianya tujuh bendungan yang direncanakan, NTT akan menjadi provinsi yang memiliki bendungan terbanyak di Indonesia.
Presiden Joko Widodo mengungkapkan pembangunan infrastruktur air secara besar-besaran di NTT bukan tanpa alasan.
Pada masa-masa awal menjabat sebagai kepala negara, setiap kali ia berkunjung ke provinsi tersebut, sebagian besar masyarakat setempat memiliki satu permintaan yang seragam, yakni bendungan.
"Setiap saya datang ke NTT awal-awal lalu, selalu yang diminta adalah bendungan, yang diminta adalah waduk. Permintaan itu adalah betul," ujar Jokowi saat meresmikan Bendungan Napun Gete di Sikka, NTT, Selasa (23/2).
Di kawasan yang sangat kering, air memang menjadi kunci kemakmuran. Begitu ada air, tanaman akan bisa tumbuh subur. Hewan-hewan ternak juga bisa dibudidayakan dengan baik.
"Buah dari tanaman bisa dipetik. Daunnya bisa dipakai untuk pakan ternak karena NTT adalah salah satu sentra peternakan nasional," tuturnya.
Jokowi meyakini, jika seluruh bendungan yang kini sedang dibangun sudah selesai, NTT akan mampu bangkit dan memiliki daya saing.
Masyarakat di provinsi tersebut akan merasakan kehidupan yang makmur dan sejahtera.
"Insya Allah dengan gubernur dan wakil gubernur yang baik, dengan bupati dan wakil bupati yang baik dalam memimpin rakyat, saya yakin, tidak lama lagi, NTT akan makmur dan tidak menjadi provinsi yang masuk kategori kurang. Itu akan kita lihat nanti kalau semua bendungan sudah selesai," ucap mantan Wali Kota Solo itu.
Presiden pun menginstruksikan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo untuk mulai bergerak di tiga daerah di NTT yang sudah memiliki bendungan.
Produktivitas padi harus ditingkatkan dari satu kali tanam menjadi dua kali tanam dalam setahun. Begitu pun dengan komoditas jagung.
Baca juga: Warga di NTT Nekat Melintasi Jembatan yang Ambrol Akibat Banjir
Ia juga meminta potensi ekspor sapi NTT kembali diangkat.
"Dulu NTT banyak ekspor sapi ke Hong Kong. Kok berhenti? Ya, karena kekurangan air. Sekarang bendungan, air sudah ada. Lompatan-lompatan produktivitas ini yang akan terus saya ikuti," tandasnya. (OL-6)
PEMERINTAH menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memanfaatkan bonus demografi agar menjadi kekuatan pembangunan, bukan justru berubah menjadi persoalan sosial dan ekonomi
Selama kemiskinan terus diperlakukan sebagai objek visual dan emosional, upaya untuk memahaminya secara utuh akan selalu terhambat.
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) memperkuat pengembangan lahan pertanian di dataran tinggi indonesia yang memiliki potensi mencapai 5,51 juta hektar.
Capaian ini diraih berkat keberhasilan Kabupaten Bekasi menurunkan angka kemiskinan sebesar 0,44% dan menekan tingkat kedalaman kemiskinan hingga 0,26%.
PEMERINTAH dinilai perlu mendorong pembiayaan ultramikro lebih masif agar menjadi bagian dari upaya mengentaskan kemiskinan.
Riset terbaru mencatat capaian signifikan dalam satu tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
LAHAN pertanian seluas 1.046 hektare di sekitar Sungai Tanggung, Kabupaten Jember, dipastikan mendapat aliran air.
Kehadiran GERD akan membantu mengatasi krisis listrik berkepanjangan di dalam negeri sekaligus memungkinkan ekspor energi ke kawasan Afrika Timur.
GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru meminta Presiden Prabowo Subianto membantu penyelesaian pembangunan Bendungan Tiga Dihaji di OKU Selatan.
Korps Insinyur Angkatan Darat AS membuka dua bendungan di California Tengah, membiarkan 2,2 miliar galon air mengalir keluar, mengikuti perintah Presiden Donald Trump.
DIREKTUR Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Roy Rizalie Anwar meninjau kondisi infrastruktur terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan.
Saat ini, tahapan pembangunan bendungan Riam Kiwa terus berjalan dan pada 2025 ini akan dibangun akses jalan dan fasilitas lain penunjang bendungan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved