Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA ekstrem masih mengancam sejumlah wilayah di Jawa Tengah (Jateng) bagian selatan ditandai dengan hujan deras dan ada potensi angin kencang serta petir. Karena itulah, wilayah-wilayah rawan bencana harus selalu waspada.
Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi BMKG Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo mengatakan bahwa cuaca esktrem dipengaruhi adanya pengaruh monsun yang kuat, gelombang Kelvin, gelombang Rossby dan tekanan rendah di Australia.
"Dampaknya adalah munculnya potensi cuaca ekstrem yang ditandai dengan adanya hujan lebat disertai angin kencang dan petir. Potensi ini akan berlaku sampai 25 Februari mendatang," jelas Teguh, Kamis (18/2)
Sebetulnya, lanjut Teguh, berdasarkan data curah hujan di wilayah Jateng selatan seperti Banyumas dan Cilacap, telah melewati puncak musim penghujan. Namun demikian, masih tetap ada potensi hujan lebat terutama di wilayah pegunungan bagian tengah.
Sementara Kepala Pelaksana Harian BPBD Banyumas Titik Puji Astuti mengatakan bahwa pihaknya masih terus meminta masyarakat khususnya di wilayah rawan bencana untuk senantiasa waspada. "Sebab, curah hujan masih tinggi. Untuk warga yang berada di wilayah rawan longsor seperti pegunungan dan rawan banjir untuk tetap siap siaga. Jangan sampai lengah, karena masih ada potensi bencana," tambahnya. (OL-13)
Baca Juga: Pedagang Pasar Slipi Pertanyakan Kehalalan Vaksin Covid-19
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Tengah akan lebih kering (di bawah normal). Cek jadwal awal kemarau dan puncak kekeringan di wilayah Anda.
Dishub Jateng membuka posko mudik terpadu yang memantau arus mudik dan balik Lebaran 2026 melalui CCTV 24 jam di titik rawan macet.
BSKDN Kemendagri mengajak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) untuk memperkuat inovasi daerah melalui penyusunan policy brief
Capaian ini sekaligus mencatatkan Jawa Tengah sebagai daerah dengan serapan tenaga kerja tertinggi kedua di Pulau Jawa,
Kesenjangan akses medis antara kota dan desa harus segera diakhiri melalui jemput bola pelayanan.
Strategi penanganan dilakukan melalui skema peningkatan hingga rehabilitasi rutin untuk menjaga konektivitas antarwilayah.
BMKG menyebut, kombinasi dinamika atmosfer tersebut meningkatkan potensi hujan sedang hingga lebat, bahkan hujan lebat hingga sangat lebat di beberapa wilayah Indonesia.
Memasuki siang hari, sebagian besar Jakarta mulai turun hujan kecuali Jakarta Barat yang akan berawan dan Kepulauan Seribu yang akan turun hujan disertai petir.
Untuk wilayah DKI Jakarta, hujan diproyeksikan masih akan terjadi selama satu pekan ke depan.
BMKG memprediksi kondisi cuaca cerah berawan akan terjadi di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu.
Memasuki siang hari, sebagian besar wilayah Jakarta akan berawan kecuali Jakarta Selatan dan Jakarta Timur akan turun hujan ringan.
BMKG kembali mengeluarkan peringatan bagi masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved