Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, terus melakukan penelusuran terkait penyebab kematian ikan air tawar dalam jumlah besar di sepanjang aliran sungai di kawasan Lamie.
“Kami sudah mengambil sampel air untuk dibawa ke laboratorium di Banda Aceh, guna memastikan penyebab matinya ikan-ikan itu,” kata Kepala Bidang Amdal DLHK Nagan Raya Jufrizal di Suka Makmue, Rabu (17/2).
Menurutnya, persoalan matinya ikan air tawar di Kecamatan Darul Makmur tersebut kini menjadi perhatian serius pemerintah daerah setempat, karena persoalan ini sudah terjadi beberapa kali.
Meski sudah melakukan pengambilan sampel air, namun pihaknya mengaku belum bisa memastikan penyebab kematian ikan-ikan tersebut.
Jufrizal menegaskan penyebab matinya ikan air tawar ini akan bisa diketahui setelah hasil pemeriksaan sampel air di laboratorium terbit.
Sebelumnya, Arifi,n warga Desa Lamie, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, mengatakan penyebab matinya ikan air tawar di aliran sungai setempat, sudah terjadi selama beberapa kali sejak Tahun 2018.
Menurutnya, dampak kematian ikan tersebut telah menyebabkan masyarakat resah, karena selama ini masyarakat sering mencari ikan di sekitar aliran sungai setempat. “Kami berharap agar persoalan ini segera diatasi dan tidak lagi terulang,” kata Arifin, mengharapkan. (Ant/OL-12)
Industri galangan kapal nasional menyambut positif rencana pemerintah memberikan insentif fiskal berupa pembebasan bea masuk hingga 0%.
Presiden Prabowo Subianto percepat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, dengan progres tahap pertama 50%.
SEBANYAK 12 negara pemilik pantai yang ada di Samudera Hindia menggelar pertemuan membahas ikan tuna di 30th Session of the Coastal States Alliance (CSA 030) 30-31 Januari 2026 di Kuta Bali.
Saat ini daya tampung Pelabuhan Muara Angke hanya berkisar 400 hingga 500 kapal.
Sebagai produsen ikan terbesar kedua di dunia, sekitar 95% tangkapan ikan Indonesia berasal dari perikanan skala kecil.
Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari mencatat produksi ikan di pelabuhan ituIkan Layang dan Tuna Dominasi Hasil Tangkapan di Pelabuhan Kendari mencapai 80–100 ton per hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved