Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI daerah perlintasan, Kota Pematangsiantar sangat rentan terhadap peredaran produk ilegal, terutama obat-obatan dan makanan. Karenanya, dibutuhkan kolaborasi dan sinergitas yang baik antara Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Pematangsiantar dalam mengawasi obat dan makanan yang beredar demi kesehatan dan keselamatan warga Kota Pematangsiantar.
"Mari kita semua tetap saling bersinergi dan berkolaborasi bagi pembangunan Kota Pematangsiantar yang kita cintai ini. Semua itu demi mewujudkan tujuan kita bersama agar Kota Pematangsiantar Semakin Mantap, Maju, dan Jaya," kata Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pematangsiantar Hendra Dermawan Siregar dalam Rapat Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Obat dan Makanan di Daerah bersama Kepala BBPOM I Made Bagus Gerametta di Ruang Rapat Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pematangsiantar, Selasa (9/2).
Hendra menerangkan masuknya produk obat dan makanan yang ilegal ke Kota Pematangsiantar tidak dapat dielakkan. Pengaruh globalisasi juga menjadikan perdagangan antar wilayah semakin meningkat karena kemajuan dan kondisi geografis antar wilayah tidak lagi menjadi penghalang masuknya komoditas barang dan jasa.
Semua itu, katanya, merupakan tantangan yang harus dihadapi mengingat barang dan jasa terutama produk obat dan makanan yang masuk tidak semuanya memenuhi standar dan ketentuan yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, pengawasan terhadap obat dan makanan adalah hal yang sangat penting untuk dilaksanakan.
"Maka dari itu Pemerintah Kota Pematangsiantar sangat mengapresiasi program intervensi keamanan pangan yang dilaksanakan BBPOM, yaitu Program Desa Pangan Aman, Pasar Aman dari Bahan Berbahaya, Sekolah dengan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) Aman. Ini berarti pasar dan sekolah menjadi sektor yang lebih diprioritaskan," terangnya.
Pengawasan obat dan makanan merupakan tanggung jawab bersama. Sebab tidak hanya menyangkut aspek kesehatan, tetapi juga berdampak pada aspek ekonomi, sosial, dan bahkan ketahanan bangsa.
"Pengawasan obat dan makanan merupakan suatu program yang terkait dengan banyak sektor, tidak hanya melibatkan BBPOM dan lembaga pemerintah lainnya, tetapi juga swasta dan masyarakat. Sehingga untuk itu perlu dijalin suatu kerja sama, koordinasi, komunikasi, informasi dan edukasi yang baik," ajaknya.
Sementara itu Kepala BBPOM I Made Bagus Gerametta menjelaskan BBPOM memiliki beberapa program strategis di Kota Pematangsiantar, diantaranya terkait pendampingan dan pembinaan terhadap produk-produk lokal di bidang obat dan makanan.
"Tujuannya, agar mampu menghasilkan produk yang aman dan bermutu serta mampu bersaing dengan produk dari luar Kota Pematangsiantar. Selain itu BBPOM juga berperan dalam pengawalan jalur distribusi vaksin Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang telah disalurkan", jelasnya. (AP/OL-10)
Untuk mengantisipasi dampak lanjutan akibat cuaca ekstrem, pemprov sudah melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca pada 18-21 Februari di Bandara Silangit dan Bandara Kualanamu.
SUMATRA Utara disebut sebagai wilayah dengan penerapan sanksi hukum paling ekstrem bagi para pelaku kejahatan narkotika di Indonesia.
POLISI menggagalkan upaya pengiriman narkotika jenis sabu seberat delapan kilogram yang dikirim dari Sumatra Utara (Sumut) menggunakan bus angkutan umum dengan modus sebagai oleh-oleh.
BMKG beri peringatan dini potensi hujan lebat di Sumatra Utara pada Rabu (18/2). Cek wilayah terdampak mulai dari Medan hingga Simalungun di sini.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
MARAKNYA aksi pencurian meteran air PDAM milik pelanggan di Kota Pematangsiantar, pihak PDAM Tirta Uli membantah isu yang berkembang di masyarakat mengenai adanya dugaan persekongkolan.
Pansus DPRD Kota Pematangsiantar menelusuri dugaan penyimpangan prosedur administrasi dan mark-up harga pembelian eks rumah singgah Covid-19.
Optimalisasikan anggaran untuk meningkatkan pelayanan publik.
Wamen Fajar juga memotivasi para murid yang banyak bercita-cita ingin menjadi guru. Salah satu murid menuturkan alasan kenapa ia mau menjadi guru.
Dewan Pendidikan Kota Pematangsiantar Robert Tua Siregar mengatakan program ini dirancang untuk meningkatkan asupan gizi anak.
PLN UP3 Pematangsiantar juga telah menyiagakan tim operasional yang akan bertugas secara terkoordinasi selama periode Nataru
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved