Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
GERAKAN 'Jateng di Rumah Saja' cukup signifikan menekan mobilitas warga. Di Banyumas, misalnya, arus kendaraan mengalami penurunan signifikan jika dibandingkan dengan hari biasanya. Selama dua hari gerakan 'Jateng di Rumah Saja', ada 50% hingga 85% penurunan kendaraan yang melintas.
Kepala Dinas Perhubungan (Dinhub) Banyumas Agus Nurhadi mengatakan bahwa berdasarkan area traffic control system (ATCS) Dinhub, jumlah kendaraan yang melintas mengalami penurunan signifikan. ''Berdasarkan pemantauan mulai jam 06.00 WIB hingga 09.00 WIB, kendaraan yang melintas hanya berkisar 500 kendaraan per jam, padahal pada kondisi normal dapat mencapai 3.000 kendaraan tiap jam. Sehingga ada penurunan jumlah kendaraan yang melintas sebesar 85%,'' kata Agus, Minggu (7/2).
Sedangkan dari simpang Karanglewas, Banyumas, diperoleh data bahwa kendaraan yang melintas pada jam sibuk pagi hari sebanyak 2.166 kendaraan per jam. Jumlah tersebut mengalami penurunan hingga 50%. Karena pada situasi normal, jumlah kendaraan yang melintas sebanyak 4.166 kendaraan per jam.
''Penurunan jumlah kendaraan yang melintas disebabkan karena adanya gerakan Jateng di Rumah Saja yang terbukti efektif untuk menekan mobilitas warga,'' ujarnya.
Ia mengatakan bahwa ada enam posko di perbatasan yang dijaga ketat oleh petugas gabungan baik dari unsur pemkab, TNI, Polri dan elemen lainnya. ''Jadi, kendaraan yang plat nomornya wilayah Jateng selain Banyumas, maka diminta putar balik. Namun, kalau plat nomor luar Jateng, maka masih diperkenankan lewat. Ini merupakan bagian dari upaya untuk mendukung gerakan Jateng di Rumah Saja,'' tambahnya. (LD/OL-10)
ARUS mudik Lebaran 2026 atau 1447 Hijriah di wilayah Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah terpantau ramai namun tetap lancar, sebanyak 85.258 kendaraan melintas dari arah Jakarta
Salah satu produk yang paling diminati adalah daging sapi yang dijual dengan harga Rp100 ribu per kg jauh lebih murah dibanding harga pasar.
CUACA ekstrem yang ditandai dengan hujan lebat disertai angin kencang melanda Banyumas, Jawa Tengah pada Rabu (4/3) petang.
JAJARAN Polresta Banyumas, Jawa Tengah menggagalkan dugaan peredaran bahan peledak yang diduga untuk petasan seberat sekitar 9 kilogram (kg) dalam Operasi Pekat Candi (TO OPC) 2026.
Tingginya harga cabai terjadi karena faktor cuaca karena sejumlah daerah sentra seperti Pemalang, Kabupaten Semarang, Temanggung, Demak, Pati belum ada panen besar.
Harga beras medium di Pasar Sidodadi Cilacap berada pada kisaran Rp13.000–Rp13.500 per kg dan beras premium Rp14.000–Rp14.500 per kg.
Anggota Satpol PP Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes Kusnaedi yang ditemui sedang berjaga di Posko Pasar Induk Brebes, menyebut pasar dalam kondisi sepi tidak ada pedagang dan pembeli.
Sejumlah pedagang pasar di Kota Solo memilih tutup selama Gerakan Jateng di Rumah Saja yang diberlakukan pada tanggal 6-7 Februari 2021.
Tak ada satu pun pedagang yang menggelar dagangan, kios-kios baik pada bagian depan pasar maupun dalam pasar semuanya tutup, termasuk lapak-lapak yang biasa menjajakan dagangan.
Sementara itu, kebanyakan rumah makan, restoran, toko dan tempat usaha pun sudah tutup sejak pukul 12.00 WIB.
Banjir di Kota Pelalongan terjadi akibat tiga sungai meluap. Karenanya, banjir merendam 16 kelurahan menyebabkan 13.000 warga terdampak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved