Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Petrus Reinhard Golose melakukan kunjungan perdana di Bali, Jumat (5/2) sore. Mantan Kapolda Bali paling lama yang dijuluki pemberantas preman di Bali tersebut diterima langsung oleh Kapolda Bali Irjen Pol I Putu Hayam Danu Putra
Tiba di Polda Bali, Golose langsung diarahkan menuju Lounge Andalan Mapolda Bali. Saat tiba di Polda Bali, Golose didampingi Kepala BNN Provinsi Bali Brigjen Pol I Putu Gede Suartawa.
Dalam arahannya, Kepala BNN RI menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolda Bali karena telah menerima rombongan BNN RI di Polda Bali dengan sangat baik. Disampaikan juga maksud dan tujuan dari kunker di Polda Bali, yakni untuk meningkatkan kerja sama yang telah terjalin sangat baik BNN RI dengan Polri, khususnya Polda Bali, terutama dalam bidang pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan Narkotika di Bali.
Baca juga: Polda se Indonesia Telusuri Praktik Menyimpang Pasar Muamalah
"Peningkatan kerjasama ini dimaksudkan agar peran BNN RI dan Polri dalam menekan peredaran dan penyalahgunaan narkoba dari jaringan tingkat terkecil hingga besar di wilayah Indonesia, dan di daerah Bali khususnya," ujarnya.
Segala hal yang menyangkut peredaran dan penyalahgunaan narkoba telah menjadi perhatian serius Pemerintah RI. Bali menjadi salah destinasi pariwisata tentunya harus berkomitmen dalam pemberantasan Narkoba dan sejenisnya.
Sebagai destinasi wisata, Bali rentan dengan pemasaran Narkoba karena didatangi oleh seluruh penduduk di dunia. Bila tidak dikawal dengan baik maka Bali akan menjadi tempat pemasaran yang sangat berpotensi.
Menanggapi hal tersebut, Kapolda Bali Irjen Pol I Putu Jayan Danu Putra menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kepala BNN RI dan rombongan, dan akan menindaklanjuti saran serta masukan yang diberikan oleh Kepala BNN RI.
Ia berjanji menjaga Bali dengan serius dari peredaran Narkoba. Kegiatan dilanjutkan dengan saling bertukar cenderamata dan foto bersama. (OL-1)
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membongkar keberadaan clandestine laboratory atau pabrik narkotika ilegal milik jaringan internasional.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan dua warga negara asing (WNA) berinisial TK dan MK yang diduga kuat merupakan bagian dari jaringan narkotika internasional.
Pada Selasa (6/1), BNN bersama Direktorat Jenderal Bea Cukai dan Imigrasi berhasil membongkar jaringan internasional di Bandara Soekarno-Hatta.
BNN meminta masyarakat tidak ragu melaporkan indikasi peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika usai penggerebekan lab narkotika di Ancol.
BNN masih memburu tiga orang, termasuk dua WNA China, terkait laboratorium narkotika liquid vape dan happy water di apartemen Ancol, Jakarta Utara.
Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek laboratorium narkotika liquid vape dan happy water di apartemen Ancol. Empat tersangka jaringan internasional ditangkap.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved