Senin 01 Februari 2021, 13:52 WIB

Bubarkan Kontes Domba, Satgas Covid-19 Garut Periksa Kepala Desa

Kristiadi | Nusantara
Bubarkan Kontes Domba, Satgas Covid-19 Garut Periksa Kepala Desa

DOK Humas Polres Garut.
Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut membubarkan kegiatan kontes ketangkasan domba digelar oleh warga di Desa Panjiwangi.

 

SATUAN Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut, Jawa Barat, membubarkan kegiatan kontes ketangkasan domba yang digelar oleh warga di Desa Panjiwangi, Kecamatan Tarogong Kaler, pada Minggu (31/1). Kegiatan tersebut melanggar aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) proporsional.

Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Garut Ipda Muslih Hidayat mengatakan, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut melakukan operasi yustisi di lokasi mendapat kegiatan kontes ketangkasan domba. Kegiatan kontes yang dilakukan warga tidak mengikuti aturan prosedural perizinan dari Satgas. Pihaknya pun langsung membubarkan kegiatan itu.

"Satgas Covid-19 Kecamatan Tarogong Kaler selama ini tidak pernah mengeluarkan proses izin kontes ketangkasan domba tersebut. Kegiatan ilegal itu langsung dibubarkan untuk mencegah penyebaran virus korona di wilayah Kecamatan Tarogong Kaler. Soalnya, peningkatan kasus positif masih mengalami kenaikan hingga aparat gabungan langsung membubarkan mereka," katanya, Senin (1/2).

Ia mengatakan, ketika petugas gabungan mendatangi tempat kontes ketangkasan, para peserta dan panitia langsung membubarkan diri dan diketahui ketua panitia kegiatan yang dilakukan merupakan kepala desa setempat. Namun, dengan kejadian itu Satgas Covid-19 memberikan sosialisasi kepada panitia sekaligus pengelola tempat supaya mereka menghentikan kegiatan.

"Aparat di lapangan juga memberi tahu kepada warga jika PSBB proporsional di Kabupaten Garut telah diperpanjang dan pemberlakuan berlaku sampai hingga 8 Februari 2021. Kami akan terus melakukan operasi yustisi supaya masyarakat benar-benar disiplin menerapkan protokol kesehatan mengingat kondisi Garut adanya peningkatan kasus yang luar biasa," ujarnya.

Meskipun demikian, salah satu kepala desa Panjiwangi yang merupakan ketua panitia penyelenggara tetap dilakukan pemeriksaan karena telah mengundang warga di tengah pandemi covid-19. Pemeriksaan masih terus dilakukan termasuk akan meminta keterangan dari para peserta lainnya.

Berdasarkan data dari Satgas Penanganan Covid-19 angka terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Garut tercatat 6.281 kasus di antaranya 1.122 orang isolasi mandiri, 551 pasien masih mendapat perawatan di rumah sakit, 4.408 orang dinyatakan sembuh, dan 200 orang meninggal dunia. (OL-14)

Baca Juga

dok.Ist

Jawara Sumedang Dukung Sandiaga Jadi Presiden

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 23:28 WIB
PARA relawan Jaringan Wanita Nusantara (Jawara) Sandi Uno memberikan pelatihan budidaya tambak ikan di Waduk Jatigede, Desa Tarjunajaya...
Dok. PT SIS

Maksimalkan Potensi Bahari, Suzuki Marine Resmikan DIler Baru di Makassar

👤Ihfa Firdausya 🕔Kamis 26 Mei 2022, 22:37 WIB
“Sulawesi Selatan adalah salah satu daerah yang memiliki potensi bahari yang besar. Untuk memaksimalkan potensi tersebut, kami hadir...
Ist

Cegah PMK di Lampung, Apkasi Usulkan Stop Pasokan Sapi dari Luar Daerah

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 22:10 WIB
Ketua Umum Apkasi Sutan Riska Tuanku Kerajaan bersama para Bupati se-Provinsi Lampung sepakat bahwa penanganan virus PMK pada ternak ini...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya