Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Pelaksana BPBD DIY, Biwara Yuswantana meminta warga lereng Merapi tidak perlu panik, tetapi tetap waspada. Mereka juga diminta memantau informasi resmi terkait aktivitas Gunung Merapi dari pemerintah.
"Terus aja pantau informasi dari BPPTKG. Kita berharap masyarakat tidak panik, tetapi tetap waspada," terang dia, Rabu (27/1). Hingga saat ini, pihaknya belum melakukan evakuasi warga ke barak pengungsian.
Menurut dia, aktivitas Gunung Merapi saat ini masih aman bagi warga di lereng Merapi. Pasalnya, jarak luncuran guguran awan panas masih kurang dari 5 kilometer, di bawah rekomendasi BPPTKG.
Baca Juga: Hujan Abu Terjang Desa-desa di Boyolali
Biwara juga mengatakan, ada warga di Dusun Turgo yang sementara mengungsi ke rumah keluarganya yang lebih aman. Dusun Turgo terbilang masih aman karena berjarak lebih dari 6 kilometer dari puncak Gunung Merapi.
Biwara menyampaikan, pihaknya siap apabila aktivitas Merapi meningkat dan warga harus diungsikan. "Logistik kami siap. Kami mengikuti perkembangan yang ada," terang dia. (OL-13)
Baca Juga: Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran 36 Kali
Peralatan pemantau aktivitas Gunung Merapi mencatat lonjakan kegempaan selama periode Jumat (9/1) hingga Kamis (15/1), dengan total 1.277 kejadian gempa.
Jarak luncur ke-8 kali awan panas guguran itu maksimum 1.500 meter dari puncak dan mengarah ke barat daya atau mengarah ke hulu Kali Krasak, Bebeng dan Sat/Putih.
BPPTKG Yogyakarta melihat adanya sedikit perubahan morfologi pada kubah barat daya Gunung Merapi, akibat perubahan volume kubah dan aktivitas guguran lava.
BPPTKG Yogyakarta menyatakan luncuran awan panas guguran maupun lava Gunung Merapi, masih dalam jarak aman dari permukiman maupun destinasi wisata di lereng gunung itu.
BADAN Geologi ESDM menyebut dari sekitar 500 gunung api di Indonesia, pertengahan Desember ini sebanyak 3 gunung berstatus siaga, 24 waspada, dan total 127 gunung api berstatus aktif.
"Jadi memang wajar (terjadi guguran) ketika musim hujan di bulan November, Desember (2025), kemudian puncaknya nanti Januari, Februari (2026) itu intensitas guguran akan sedikit meningkat,"
Hingga saat ini baru sekitar 40% wajib pajak di DIY yang telah mengaktivasi akun Coretax.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan Pancasila harus menjadi roh kehidupan bangsa dan panduan dalam bertindak, berpikir, serta bersikap.
Kemendagri menyebut DIY berhasil menjaga keseimbangan sosial melalui pendekatan kultural.
Fase awal gerhana penumbra akan dimulai pukul 22:26 WIB, puncak gerhana terjadi pada Senin (8/9) dini hari pukul 01:11 WIB, dan berakhir sekitar pukul 03:56 WIB.
Di sisi lain, pemerintah juga tidak boleh membatasi masyarakat dalam menggunakan media sosial karena itu dijamin oleh konstitusi.
Ketiga kepada daerah itu adalah Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, dan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved