Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 1.292 orang tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Agam direncanakan akan menjalani vaksinasi Covid-19 pada Selasa (2/2) mendatang. Vaksinasi dilakukan serentak di seluruh Puskesmas di daerah setempat.
Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, Tri Pipo mengatakan, berdasarkan data terakhir, sebanyak 1.292 orang tenaga kesehatan akan menjalani vaksinasi Covid-19. ''Direncanakan Selasa depan tenaga kesehatan di Kabupaten Agam akan divaksinasi Covid-19,'' ujarnya, Selasa (26/1).
Jumlah tenaga kesehatan tersebut, tukasnya, kemungkinan akan berkurang. Dikatakannya, jumlah tersebut terus bergerak, tidak semua bisa menjalani vaksinasi Covid-19.
''Waktu di hari H nanti bisa jadi jumlahnya berkurang. Karena faktor kesehatan orang yang akan divaksin. Seperti naiknya tensi dan sebagainya. Jadi orang tersebut belum bisa divaksin saat itu,'' terangnya.
Jelang vaksinasi Selasa depan, petugas vaksinasi akan diberikan workshop uji coba, Kamis (28/1). Pada workshop tersebut akan diterangkan bagaimana teknis vaksinasi di hari H.
''Tentu sebelum pelaksanaannya, petugas akan dijelaskan teknis pelaksanaannya. Direncanakan Kamis depan digelar workshop terkait hal itu di Dinkes Kabupaten Agam,'' ucapnya.
Ditambahkannya, vaksin akan didrop ke puskesmas-puskesmas yang ada di Kabupaten Agam satu hari menjelang pelaksanaan vaksinasi Covid-19. ''Senin vaksinnya di-dropping ke puskesmas-puskesmas, Insha Allah Selasa bisa dilangsungkan vaksinasi,'' pungkasnya. (YH/OL-10)
Tingkat kesembuhan campak sangat bergantung pada kondisi imun tubuh pasien.
Dokter mengingatkan campak dapat memicu komplikasi serius pada kelompok rentan, termasuk ibu hamil dan pasien imun lemah. Vaksinasi jadi pencegahan utama.
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Sandi mengungkapkan kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan setiap bulan dengan materi yang beragam.
Ada beberapa langkah antisipatif yang mulai diterapkan Puskesmas Warungkondang untuk mencegah penyebaran covid-19.
Munculnya kembali covid-19 tentu perlu diantisipasi. Karena itu, saat ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memitigasi penyebaran covid-19, terutama pada sektor pariwisata.
Saat ini, kelima pasien tersebut hanya bergejala ringan. Mereka sedang melakukan isolasi mandiri di rumah.
Bupati memastikan terpaparnya warga tersebut saat yang bersangkutan berada di luar daerah.
Galeri menjadi catatan sekaligus spirit agar warga Jabar tak gentar, namun tetap waspada menghindari penularan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved